Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: DPRD Surabaya Minta Pemkot Serius Tanganin  Kasus Kekerasan Pada Anak
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Advertorial

DPRD Surabaya Minta Pemkot Serius Tanganin  Kasus Kekerasan Pada Anak

Publisher: Redaktur Rabu, 17 Juni 2026
Share
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafii.

Surabaya,CJ – Meskipun berbagai penghargaan telah diraih Surabaya untuk Kota layak anak. Namun sejumlah persoalan anak masih menjadi tantangan serius di Surabaya.

Kasus kekerasan terhadap Anak di Surabaya menunjukkan bahwa kasus kekerasan terhadap anak masih tergolong tinggi dibandingkan daerah sekitarnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa keberhasilan administratif belum sepenuhnya diikuti oleh penurunan angka kekerasan terhadap anak.

Kekerasan di lingkungan pendidikan beberapa kasus yang mencuat menunjukkan adanya kekerasan verbal maupun fisik terhadap siswa di lingkungan sekolah. Kasus seperti perundungan dan penghinaan terhadap siswa menjadi perhatian karena sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang anak.

Baca Juga:  Banyak Proyek Strategis Molor, Dewan Dorong Inspektorat Lakukan Audit Menyeluruh

Kekerasan Seksual terhadap Anak Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan tenaga pendidik terhadap siswi di Surabaya.

Menanggapi kasus kekerasan pada anak di Surabaya Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Imam Syafi’i menegaskan masyarakat tidak membutuhkan predikat Surabaya kota layak anak, jika itu cuma gimmick.

“Begitu disampaikan Imam menyikapi kekerasan anak yang menyebabkan salah satu siswa tewas, disusul dugaan pelecehan atlet, serta TPPO baru-baru ini.

Kalau ternyata itu hanya gimmick-gimmick menurut saya tidak perlu predikat itu,” tutur Imam, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga:  Optimalkan PBB Tanpa Membebani Warga, Dewan Minta Pemkot Lakukan Pendataan Ulang Rumah Warga

Imam mengatakan, rentetan kasus tersebut legislatif harus memastikan kembli apakah predikat kota layak bagi Surabaya masih patut disematkan?, <span;>Begitu juga dengan menumpuknya kertas<span;> regulasi, menurut Imam efektifkah untuk dilaksanakan?.

“Bagi masyarakat yang penting itu kenyataannya, bukan predikat-predikat itu,” sergah anggota Komisi D DPRD Surabaya.

Imam mengakui, Surabaya merupakan kota besar banyak persoalan kompleks yang harus dituntaskan. Misalnya kesejahteraan masyarakat hingga tingkat pendidikan yang dianggap tidak cukup merata.

Menurutnya, kompleksitas itu harusnya menggugah Pemkot mencarikan jalan keluarnya secara serius. <span;>”Kita ingin melihat keseriusan Pemkot, kejadian itu penyelesaiannya seperti apa?” terang Imam.

Baca Juga:  Komisi C Dorong Pemkot Surabaya Ajukan Perda Transportasi Umum

Sebab, kata Imam Surabaya mempunyai shelter atau safety house untuk anak yang tersangkut hukum. “Safety house untuk anak-anak itu, mulai yang berhadapan dengan hukummaupun anak-anak korban dari kejahatan,” beber <span;>Imam Syafi’i. ADV/DN

Bagikan:
TAGGED: Anggota Komisi D DPRD Surabaya, DPRD Kota Surabaya, Kasus Kekerasan Pada Anak, Kota Layak Anak, Surabaya Kota Layak Anak
Redaktur Rabu, 17 Juni 2026 Rabu, 17 Juni 2026
Previous Article Temui Masa Aksi, Ketua Komisi A DPRD Surabaya  Siap Kawal Aspirasi Mahasiswa hingga Tingkat Pusat
Next Article Komisi B DPRD Surabaya Minta Fasilitas RPH TOW Dievaluasi
Ad imageAd image

Berita Terkini

Pemkot Surabaya Tertibkan Lahan Aset 5.500 Meter Persegi di Ngagel Timur
Jumat, 31 Juli 2026
Terapkan Sistem Digital, Pendapatan Parkir Jalan Tanjung Anom Surabaya Naik
Rabu, 29 Juli 2026
Komisi A DPRD Surabaya Berhasil Damaikan Polemik 13 Tahun Pembangunan Gereja Santo Yusup
Selasa, 28 Juli 2026
Fraksi PDI-P DPR RI Kritik Wacana Urusan Pajak Libatkan TNI-Polri
Jumat, 24 Juli 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Komisi B DPRD Surabaya Minta Fasilitas RPH TOW Dievaluasi
Selasa, 7 Juli 2026
RDTR Harus Mampu Antisipasi Urban Sprawl, DPRD Surabaya Tekankan Pembangunan Wajib Berpihak Warga
Jumat, 10 Juli 2026
DPRD Surabaya Minta Camat dan Lura  Bergerak Cepat dan Responsif Terhadap Keluhan Masyarakat
Senin, 13 Juli 2026
MPLS 2026/2027, Perkuat Peran Orang Tua Dalam Mendampingi Anak
Sabtu, 11 Juli 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?