Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Tak Lagi Terpusat di Jakarta, Surabaya Buka Babak Baru Layanan Biometrik Paspor Dinas
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Headlines

Tak Lagi Terpusat di Jakarta, Surabaya Buka Babak Baru Layanan Biometrik Paspor Dinas

Publisher: Editorial Jumat, 20 Februari 2026
Share
Petugas imigrasi sedang mengambil poto pemohon paspor dinas di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.
Petugas imigrasi sedang mengambil poto pemohon paspor dinas di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.

Surabaya, CJ – Reformasi layanan paspor dinas resmi dimulai dari Jawa Timur. ditetapkan sebagai proyek percontohan nasional pengambilan data biometrik paspor dinas, sebuah langkah yang membongkar pola lama yang selama ini serba terpusat.

Penunjukan ini merupakan hasil sinergi antara dan untuk menuntaskan persoalan klasik: data biometrik pemegang paspor dinas yang belum sepenuhnya terintegrasi dalam Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM), hingga kendala pembacaan di autogate bandara internasional.

Kini, pejabat negara tak lagi harus ke Jakarta untuk perekaman biometrik. Layanan dapat dilakukan di kantor imigrasi daerah, dimulai dari Surabaya.

Ini bukan sekadar efisiensi jarak, tetapi upaya memperkuat basis data nasional sekaligus meningkatkan kredibilitas dokumen perjalanan dinas Indonesia.

Baca Juga:  Masuk Ramadan 1447 H, Imigrasi Pangkas Jam Kerja, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Prima

Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Ditjen Imigrasi, Eko Budianto , menekankan bahwa pembaruan ini menjadi bagian dari penataan sistem yang lebih luas.

“Seluruh pemegang paspor dinas harus terekam secara biometrik dalam sistem keimigrasian. Ini penting untuk integrasi dan keamanan,” tegasnya.

Langkah ini juga sejalan dengan percepatan transisi menuju paspor dinas elektronik. Direktur Konsuler Kemlu, Akio Tamala, menyebut paspor elektronik kini menjadi faktor penentu dalam hubungan diplomatik.

“Beberapa negara hanya memberikan fasilitas bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas elektronik. Ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan,” ujarnya.

Baca Juga:  Tiga WN Tiongkok ‘Keciduk’! Imigrasi Surabaya Sikat Penyalahgunaan Visa dalam Operasi Wirawaspada

Denmark dan Swedia, misalnya, hanya membuka fasilitas bebas visa untuk paspor diplomatik dan dinas elektronik Indonesia. Negosiasi dengan Spanyol dan Jerman pun mengarah pada standar yang sama.

Dengan sekitar 24 ribu permohonan paspor dinas setiap tahun, lebih dari 1.200 di antaranya dari daerah, kebutuhan akan sistem biometrik terintegrasi menjadi mendesak. Tanpa itu, potensi hambatan mobilitas pejabat negara tetap terbuka.

Pelaksanaan perdana di Surabaya ditandai dengan perekaman biometrik empat Taruna Akademi Angkatan Laut secara simbolis, diikuti 90 taruna lainnya sebagai bagian dari pengujian teknis dan koordinasi antarinstansi.

Baca Juga:  Imigrasi Limpahkan WN Tiongkok Tersangka Joki Tes Bahasa Inggris ke Kejaksaan Negeri Surabaya

Program ini melanjutkan uji coba awal di Surakarta pada November lalu dan akan diperluas bertahap ke 151 kantor imigrasi di seluruh Indonesia.

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, memastikan Surabaya siap menjadi model implementasi nasional.

“Ini tantangan sekaligus momentum bagi kami untuk membuktikan kesiapan layanan berbasis biometrik yang terintegrasi,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Surabaya tak sekadar menjadi lokasi uji coba, melainkan pintu masuk modernisasi paspor dinas Indonesia menuju sistem yang lebih aman, cepat, dan diakui secara internasional. HUM/CAK

Bagikan:
TAGGED: Akio Tamala, Direktur Konsuler Kemlu, Imigrasi, Imigrasi Surabaya, Layanan Biometrik, Paspor Dinas
Editorial Jumat, 20 Februari 2026 Jumat, 20 Februari 2026
Previous Article Beasiswa Pemuda Tangguh Dipangkas, DPRD Surabaya Akan Kawal Warga Tidak Mampu Mendapatkan Pendidikan
Next Article Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya
Ad imageAd image

Berita Terkini

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Segera Lakukan Digitalisasi Aset Untuk Tingkatkan PAD
Kamis, 3 September 2026
Perkuat Regenerasi Atlet, KODRAT Jawa Timur Gelar Kejurnas Tarung Derajat Antarpelajar BHS Cup III 2026
Sabtu, 29 Agustus 2026
Cak Yebe Tegaskan Komitmen Kembalika Masa Kejayaan Ju-Jitsu di Kejuaran Porprov maupun PON
Sabtu, 29 Agustus 2026
Ketua Komisi A DPRD Surabaya: Hunian Layak Benteng Hak Asasi
Rabu, 19 Agustus 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Komis D DPRD Surabaya Minta RT dan RW Aktif Mendata Anak Putus Sekolah
Kamis, 6 Agustus 2026
Pansus Raperda Banjir DPRD Surabaya Minta Masukan Camat-Lurah Sebelum Dibawa ke Paripurna
Selasa, 11 Agustus 2026
Edarka Tembakau Sintetis di Surabaya Warga Bulu Barat Diringkus SatResnarkoba Polrestabes Surabaya
Rabu, 12 Agustus 2026
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Desak Inspektorat Bongkar Jaringan Penipuan Loker Pemkot
Senin, 10 Agustus 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?