Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Beasiswa Pemuda Tangguh Dipangkas, DPRD Surabaya Akan Kawal Warga Tidak Mampu Mendapatkan Pendidikan
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Advertorial

Beasiswa Pemuda Tangguh Dipangkas, DPRD Surabaya Akan Kawal Warga Tidak Mampu Mendapatkan Pendidikan

Publisher: Redaktur Rabu, 18 Februari 2026
Share
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati.

Surabaya,CJ – Pemotongan bantuan UKT (Uang Kuliah Tunggal) Beasiswa Pemuda Tangguh yang disamaratakan menjadi Rp 2,5 juta memicu kegelisahan di kalangan mahasiswa. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Ajeng Wira Wati, saat mengelar reses atau jaring aspirasi masyarakat di RW 01 Kelurahan Airlangga.

Ajeng menceritakan Mulanya, beasiswa tersebut meliputi seluruh biaya UKT mahasiswa di setiap kampus, ditambah dengan tambahan uang saku Rp 500 ribu per bulan, serta biaya penunjang perkuliahan Rp 750 ribu. Jumlah penerima beasiswa pada 2024 tercatat sebanyak 3.186 orang. Angka tersebut naik menjadi 3.502 orang pada tahun 2025. Tahun ini, kuota beasiswa akan ditambah hampir tujuh kali lipat, yakni 23.820 penerima

Baca Juga:  Dewan Dorong Wisata Ramah Muslim, Wujudkan Wisata Surabaya Kian Inklusif

Kecemasan tersebut diutrakan oleh seorang mahasiswi yang terancam putus kuliah akibat tunggakan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Mahasiswi semester enam jurusan Teknik Sains di salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Surabaya itu merupakan anak yatim.

Ia masuk ke Perguruan Tinggi tersebut melalui jalur mandiri, ia masih memiliki tunggakan UKT sebesar Rp7 juta yang harus segera dilunasi. Di tengah keterbatasan ekonomi, uang sakunya bahkan dipangkas hingga tersisa Rp300 ribu per bulan. Kondisi tersebut membuatnya mempertimbangkan mencari pekerjaan sampingan, bahkan menjadi ojek online, demi bisa tetap melanjutkan kuliah.

Baca Juga:  Dana Mengendap Hingga Milyaran Rupiah, Komisi D Dorong Puskesmas di Surabaya Beri Pelayanan Maksimal

Ia mengaku telah mengajukan permohonan keringanan biaya ke pihak kampus. Namun hingga kini belum ada kepastian, sementara tenggat pembayaran semakin dekat.

“Takut tidak bisa lanjut kuliah karena belum bisa melunasi UKT,” ungkapnya lirih di hadapan Ajeng.

Mendengar hal tersebut, Ajeng Wira Wati langsung menyatakan komitmennya untuk mengawal persoalan mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengakses pendidikan.

“Saya akan kawal warga tidak mampu agar mendapatkan bantuan pendidikan semaksimal mungkin, terutama untuk penerima beasiswa Pemuda Tangguh, khususnya pendaftar lama,” ungkap Ajeng, rabu (18/2/2026).

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Komisi B DPRD Surabaya Minta DKPP Pemeriksaan Lapak Penjualan Hewan Kurban

Ajeng juga meminta data lengkap mahasiswi tersebut untuk segera dilaporkan dan dilakukan survei ulang, sehingga beban UKT bisa dikurangi dan pendidikannya tetap berlanjut.

Ajeng menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak Surabaya dan tidak boleh terhenti hanya karena persoalan biaya.

Menurutnya, reses harus menjadi ruang nyata menghadirkan solusi, bukan sekadar menampung keluhan.Ia memastikan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga mahasiswi bersangkutan bisa menuntaskan studinya.

“Jangan sampai ada anak Surabaya yang putus kuliah hanya karena UKT. Pemkot Surabaya harus hadir memberi solusi bagi warganya untuk mendapatkan pendidikan yang berkelanjutan,” pungkasnya. ADV/DN

Bagikan:
TAGGED: Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Beasiswa Pemuda Tangguh, Biasiswa Pemuda Tangguh Dipangkas, DPRD Kota Surabaya, DPRD Surabaya Siapa Kawal Warga Tidak Mampu Mendapatkan Pendidikan
Redaktur Rabu, 18 Februari 2026 Rabu, 18 Februari 2026
Previous Article Masuk Ramadan 1447 H, Imigrasi Pangkas Jam Kerja, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Prima
Next Article Petugas imigrasi sedang mengambil poto pemohon paspor dinas di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya. Tak Lagi Terpusat di Jakarta, Surabaya Buka Babak Baru Layanan Biometrik Paspor Dinas
Ad imageAd image

Berita Terkini

Cak Yebe Dorong Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Sabtu, 17 Oktober 2026
DPRD Surabaya Akan Bahas Anggaran PTM Bagi Balita di Banggar
Rabu, 14 Oktober 2026
Pemkot Surabaya Gelar Upacara HUT ke-81 Jawa Timur, Wali Kota Eri Tekankan Sinergi Ekonomi dan Transportasi
Selasa, 13 Oktober 2026
DPRD Surabaya Dukung Penuh BOPDA Perluasan Jangkauan ke Lembaga Ponpes
Senin, 12 Oktober 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Pastikan Kestabilan Data Penduduk,  DPRD Surabaya Akan Panggil Dispendukcapil
Senin, 21 September 2026
Perkuat Struktur hingga Akar Rumput, PPP Bidik Kenaikan Suara di Pemilu Mendatang
Minggu, 4 Oktober 2026
Wali Kota Surabaya Tegaskan Larangan Eksploitasi Hewan dan Donasi Tanpa Izin di Tunjungan Romansa dan CFD
Minggu, 27 September 2026
Sengketa Lahan Kalisari, Komisi A DPRD Surabaya Akan Tinjauan Lapangan
Rabu, 30 September 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?