Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Pansus RPJMD DPRD Surabaya Mendorong Bangun Fasilitas Shelter Khusus Bagi Anak Perempuan
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Advertorial

Pansus RPJMD DPRD Surabaya Mendorong Bangun Fasilitas Shelter Khusus Bagi Anak Perempuan

Publisher: Redaktur Selasa, 8 Juli 2025
Share
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya,Ajeng Wira Wati

Surabaya,CJ – Isu perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan menjadi salah satu program prioritas Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DPRD Kota Surabaya dalam lima tahun ke depan.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Pansus RPJMD, Ajeng Wira Wati, menurutnya program perlindungan anak saat ini masih belum menyentuh kebutuhan secara menyeluruh, terutama terkait ketersediaan shelter atau rumah aman bagi anak-anak yang berhadapan dengan hukum.

“Hingga saat ini belum ada shelter khusus bagi anak perempuan yang berhadapan dengan hukum. Kami dorong agar fasilitas ini bisa mulai dibangun dan operasional di tahun 2026, dan sudah kami masukkan dalam RPJMD,” jelas Ajeng, Senin (7/7/2025).

Ajeng mengungkapkan bahwa prioritas utama ke depan adalah memperkuat ketahanan keluarga di tingkat RW. Menurutnya, kehadiran Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) harus diperluas dan difungsikan secara maksimal untuk menangani berbagai persoalan keluarga yang berdampak langsung pada anak.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Soroti Business Plan Yekape Belum Profit Oriented

“Ketahanan keluarga adalah kunci. Kami ingin memastikan PUSPAGA hadir di tiap RW, lengkap dengan ruang konsultasi, call center, serta layanan yang bisa merespons kasus-kasus kekerasan pada anak dan remaja secara cepat. Ini juga akan kami dorong agar disosialisasikan di seluruh sekolah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam menjangkau anak-anak rentan di jalanan. Salah satu program yang disebutkannya adalah kerja sama dengan Unit Pelaksana Program (UPP) untuk mengidentifikasi dan memediasi anak-anak yang berkeliaran tanpa arah jelas.

“Anak-anak seperti ini perlu dikembalikan ke orang tuanya, diajak berdialog, dan dibantu agar kembali ke lingkungan keluarga yang sehat. Ini bagian dari upaya mengurangi kenakalan remaja dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ajeng juga menyinggung tantangan baru yang dihadapi anak-anak, yakni penggunaan perangkat digital yang berlebihan. Ia menyebut istilah “jet-jet” sebagai representasi gadget atau smartphone yang kini jadi bagian dari keseharian anak-anak.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Akan Kawal Persolan Tanah Warga Tambak Wedi

“Sekarang tidak hanya tantangan tawuran, miras, atau narkoba. Jet-jet juga menjadi tantangan serius karena banyak anak yang kecanduan. Kami di Pansus RPJMD akan mendorong adanya sosialisasi pembatasan penggunaan gadget maksimal dua jam per hari. Kalau bisa, dibatasi hingga hanya beberapa kali dalam seminggu,” tegasnya.

Meskipun demikian, Ajeng menilai bahwa teknologi tidak sepenuhnya buruk. Ia menilai penting untuk membekali anak-anak dengan pengetahuan tentang kecerdasan buatan (AI) dan literasi digital yang positif.

“Teknologi bisa jadi berkah jika digunakan dengan bijak. Oleh karena itu, kami mendorong Dinas Pendidikan untuk menyelenggarakan forum-forum yang membekali anak-anak dengan kemampuan adaptasi terhadap teknologi, termasuk AI,” ungkapnya.

Baca Juga:  Peringati Hari Pahlawan, Cak Yebe Ajak Generasi Muda Warisi Keberanian Para Pejuang

Menanggapi tren ekstrakurikuler e-sport di sekolah, Ajeng menilai hal tersebut masih dalam batas wajar asalkan tidak mengganggu kewajiban akademik. Menurutnya, kegiatan semacam itu bisa menjadi wadah ekspresi dan pengembangan minat, asal diarahkan secara positif.

“E-sport bisa difasilitasi, tapi tidak boleh menggantikan hal yang wajib. Akademis tetap harus dituntaskan. Anak juga perlu dikenalkan pada seni, budaya, dan olahraga, bukan hanya game. Kalau difasilitasi dengan baik, e-sport bisa menjadi ruang ekspresi yang sehat,” pungkasnya.

Ajeng mengingatkan bahwa segala bentuk program yang masuk dalam RPJMD harus mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat fondasi moral dan sosial anak-anak sebagai generasi penerus.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai lokal, serta memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat secara fisik dan mental,” terangnya.ADV/DN

Bagikan:
TAGGED: DPRD Kota Surabaya, Pansus RPJMD, Program Perlindungan Anak dan Permberdayaan Perempuan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, RPJMD
Redaktur Selasa, 8 Juli 2025 Selasa, 8 Juli 2025
Previous Article Rakornas APMU PTMA 2025, Langkah Percepatan Akselerasi Mutu Pendidikan
Next Article Cegah Penyumbatan Saluran Drainase, DLH Surabaya Rutin Lakukan Pembersihan Sungai
Ad imageAd image

Berita Terkini

Banyak Proyek Strategis Molor, Dewan Dorong Inspektorat Lakukan Audit Menyeluruh
Kamis, 15 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta Wali Kota Tegas Terhadap Pengelola Apartemen Yang Bermasalah
Selasa, 13 Januari 2026
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja tahun 2025 dihadapan para awak media.
Imigrasi Surabaya Tutup 2025 dengan Kinerja Nyaris Sempurna: Serapan Anggaran 99,95 Persen, e-Paspor Mendominasi
Rabu, 31 Desember 2025
Wakil Ketua DPR, Adies Kadir bersama Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Akmarawita Kadir diajak masyarakat selfie disela-sela agenda reses di Bogangin.
PIP dan KIP Bantu Pendidikan Warga, Adies Kadir Tuai Apresiasi Warga Kenjeran dan Bogangin
Senin, 29 Desember 2025
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?