Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: DPRD Surabaya Soroti Business Plan Yekape Belum Profit Oriented
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Advertorial

DPRD Surabaya Soroti Business Plan Yekape Belum Profit Oriented

Publisher: Redaktur Selasa, 14 Januari 2025
Share
Ketua Pansus Yekape DPRD Kota Surabaya Eri Irawan.

Surabaya,CJ – Pansus Yekape DPRD Kota Surabaya menggelar rapat dengan PT Yekape dan DPRKPP Surabay untuk memperjelas peran PT Yekape dalam menyediakan hunian terjangkau, termasuk hunian vertikal, serta memanfaatkan aset Pemkot Surabaya sebagai lahan pembangunan rusunami.

Ketua Pansus Yekape Eri Irawan mencatat perlunya inovasi, seperti memanfaatkan aset Pemkot di tengah kota, Cntohnya eks pabrik Iglass di Ngagel, yang berpotensi dialihfungsikan menjadi rusunami. “Inspirasi dari Jakarta, seperti model transit-oriented development (TOD) di Stasiun Tanjung Barat, juga dianggap relevan untuk diterapkan di Surabaya”, ungkap Eri Irawan selasa (14/1/2025).

Eri juga menyoroti pentingnya skema bisnis yang jelas untuk memastikan program ini menguntungkan, khususnya bagi Yekape. Perda yang mendukung Yekape menjadi profit-oriented sedang didorong agar pembangunan rusunami tetap terukur dan berkelanjutan.

“Sebagai contoh, proyek rusunami di Wonorejo dengan konsep tiga lantai dan 24 unit, hingga kini hanya terjual kurang dari 50%, sementara biaya pembangunannya cukup tinggi. ini bukti nyata Yekape belum profit oriented”, ujar Eri.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Guru Dilibatkan Aktif Dalam Pelaksanaan dan Pengawasan MBG

Pansus dewan juga menilai kebutuhan hunian vertikal sangat mendesak, mengingat rumah tapak semakin tidak terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah. Paradigma tentang rusunami perlu diubah agar tidak lagi dianggap hanya untuk masyarakat ekonomi rendah. Diharapkan rusunami menjadi pilihan utama bagi warga yang ekonominya meningkat setelah tinggal di rusunawa.

Namun, ditemukan kasus warga pindah dari rusunawa ke rumah tapak, bukan ke rusunami, yang menjadi catatan penting. Pemkot disarankan untuk memperbanyak rusun dan mempermudah akses ke rusunami. “Surabaya sebagai kota global perlu membatasi pembangunan rumah tapak untuk memperluas Ruang Terbuka Hijau dan mendorong hunian vertikal yang modern dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat”, terang Eri.

Baca Juga:  Anggota DPRD Surabaya Dorong Percepatan Pembentukan AKD 

Mewakili suara dewan, Eri menegaskan, konsep kota global berkelanjutan ini harus didukung dengan kebijakan yang mempercepat tren pembangunan hunian vertikal. Dengan lahan yang semakin terbatas, rusunami, rusunawa, dan apartemen menjadi solusi utama untuk memenuhi kebutuhan hunian di Surabaya.

Pemkot Surabaya juga didorong untuk mengembangkan program dan kebijakan strategis yang memudahkan warga, terutama dari kalangan menengah ke bawah, mengakses hunian vertikal. Selain itu, diperlukan inovasi dalam desain dan lokasi pembangunan rusunami agar lebih menarik bagi calon penghuni, seperti mendekatkan lokasi rusunami ke pusat kota atau mengintegrasikannya dengan fasilitas transportasi publik.

“Pendekatan TOD menjadi salah satu solusi yang relevan, di mana pembangunan rusunami dapat dilakukan di dekat atau di dalam area transportasi strategis, seperti stasiun atau terminal. Hal ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas bagi penghuni, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, mendukung mobilitas yang lebih ramah lingkungan”, jelas Eri.

Baca Juga:  Komisi B DPRD Surabaya Minta Dirut KBS Segera di Tetapkan

Selain aspek lokasi, penting juga untuk mempertimbangkan desain hunian yang modern, efisien, dan sesuai kebutuhan masyarakat urban. Pemkot perlu berkolaborasi dengan pengembang swasta dan BUMD seperti PT Yekape untuk menciptakan model hunian yang kompetitif namun tetap terjangkau.

Dalam jangka panjang, langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan, sesuai dengan visi Surabaya sebagai kota kelas dunia.

“Upaya ini juga harus dibarengi dengan sosialisasi yang intensif untuk mengubah mindset masyarakat tentang pentingnya hunian vertikal sebagai bagian dari gaya hidup modern di kota besar. Mengadopsi konsep pembangunan berorientasi masa depan, Surabaya berpeluang menjadi contoh kota global yang sukses mengatasi tantangan perumahan sekaligus memperluas ruang hijau dan menjaga keberlanjutan lingkungan”, pungkasnya. ADV/DN

Bagikan:
TAGGED: DPRD Kota Surabaya, DPRD Surabaya Soroti Business Plan Yekape Belum Profit Oriented, Hunian Terjangkau, Ketua Pansus Yekape, Pansus Yekape DPRD Kota Surabaya, Yekape
Redaktur Selasa, 14 Januari 2025 Selasa, 14 Januari 2025
Previous Article Dongkrak PAD Surabaya, Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Lebih Tegas Tindak Pengembang Nakal 
Next Article Atasi Banjir di Surabaya, Komisi C DPRD Surabaya Usulkan Pemkot Miliki Alat Penyedot Lumpur di Saluran
Ad imageAd image

Berita Terkini

Banyak Proyek Strategis Molor, Dewan Dorong Inspektorat Lakukan Audit Menyeluruh
Kamis, 15 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta Wali Kota Tegas Terhadap Pengelola Apartemen Yang Bermasalah
Selasa, 13 Januari 2026
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja tahun 2025 dihadapan para awak media.
Imigrasi Surabaya Tutup 2025 dengan Kinerja Nyaris Sempurna: Serapan Anggaran 99,95 Persen, e-Paspor Mendominasi
Rabu, 31 Desember 2025
Wakil Ketua DPR, Adies Kadir bersama Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Akmarawita Kadir diajak masyarakat selfie disela-sela agenda reses di Bogangin.
PIP dan KIP Bantu Pendidikan Warga, Adies Kadir Tuai Apresiasi Warga Kenjeran dan Bogangin
Senin, 29 Desember 2025
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?