Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Agar Berjalan Dengan Baik, Wakil Ketua DPRD Surabaya Siap Awasi dan Kawal Program Pembinaan Generasi Muda
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Advertorial

Agar Berjalan Dengan Baik, Wakil Ketua DPRD Surabaya Siap Awasi dan Kawal Program Pembinaan Generasi Muda

Publisher: Redaktur Jumat, 14 November 2025
Share
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni.

Surabaya,CJ – Pemerintah Kota Surabaya mengalokasikan anggaran Rp5 juta per RW setiap bilannya untuk pembinaan generasi muda pada tahun 2026. Hal ini sebagai langkah keberpihakan pemerintah kota terhadap masa depan generasi muda Surabaya.

Kebijakan ini lahir dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang melibatkan langsung anak-anak muda di setiap wilayah. Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari DPRD Kota Surabaya.

Agar pelaksanaan program pembinaan genersi muda ini dapat berjalan dengan baik dan benar sesuai harapan serta memberikan manfaat untuj generasi penerus Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni akan melakukan pengawasan dan pengawalan kelangsungan program tersebut.

Sehingga menghasilkan output yang diharapkan. Yakni, membina dan menghasilkan generasi muda yang unggul dan punya skill dalam menyongsong Surabaya hari ini serta hari esok.

Baca Juga:  Peringati Hari Pahlawan, Cak Yebe Ajak Generasi Muda Warisi Keberanian Para Pejuang

Fathoni, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremonial, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan karakter dan daya saing anak muda Surabaya.

Namun, Fathoni mengingatkan agar anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk kegiatan seremonial yang tidak berdampak. Ia berharap setiap kegiatan benar-benar berbasis pada karakteristik dan potensi lokal wilayah, sehingga mampu melahirkan pemuda kreatif dengan kontribusi nyata bagi lingkungannya.

Ia mencontohkan, kawasan Ampel yang dikenal sebagai pusat wisata religi bisa memanfaatkan program ini untuk melahirkan wirausahawan muda yang mendukung ekosistem wisata halal. Sementara kawasan Rungkut atau Sememi yang didominasi pemukiman industri dapat diarahkan pada pelatihan kewirausahaan berbasis teknologi.

Baca Juga:  Timbulkan Kemacetan, Komisi A DPRD Surabaya Sidak Depo Kontainer Tak Berizin Di Jl.Kalianak

“Setiap wilayah di Surabaya punya karakter berbeda. Kalau semua kegiatan pemuda di tiap RW sama, maka tujuan pembinaan tidak akan tercapai,” ungkap Arif Fathoni, kepada awak media Kamis, (13/11/2025) di ruang kerjanya.

Fathoni juga menilai, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada peran camat dan lurah dalam memetakan kebutuhan pemuda di wilayah masing-masing. Karena itu, ia berharap pemerintah kota memberikan panduan yang fleksibel namun terukur agar ide-ide pemuda benar-benar bisa berkembang.

Ia menyebut program pembinaan ini juga sejalan dengan visi Kampung Pancasila yang digagas Wali Kota Surabaya. Dengan adanya dukungan anggaran, pemuda diharapkan bisa menjadi pelopor implementasi nilai-nilai Pancasila di tingkat akar rumput mulai dari gotong royong, toleransi, hingga kreativitas berbasis solidaritas sosial.

Baca Juga:  Ketua DPRD Surabaya Galakkan Ketahanan Pangan di Kota Pahlawan

“Kampung Pancasila akan berhasil kalau rakyat setempat, terutama pemudanya, bisa menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Fathoni menjelaskan, total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp50 miliar per tahun, dengan mekanisme pengajuan melalui proposal ke kelurahan masing-masing. Camat akan bertindak sebagai pengawas pelaksanaan, sementara DPRD akan melakukan evaluasi menyeluruh pada semester pertama 2026.

“Kami akan awasi betul pelaksanaannya. Kalau nanti semua kegiatannya sama dan tidak bermanfaat bagi pemuda, kami akan melakukan revisi anggaran itu di APBD Perubahan,” pungkasnya. ADV/DN

Bagikan:
TAGGED: Alokasi Anggaran Pembinaan Generasi Muda Surabaya, Anggaran Pembinaan Gen Z, DPRD Kota Surabaya, Pembinaan Generasi Muda Surabaya, Program Pembinaan Generasi Muda, Wakil Ketua DPRD Surabaya
Redaktur Jumat, 14 November 2025 Jumat, 14 November 2025
Previous Article Surabaya Kekurangan Guru, Dewan Minta Dinas Pendidikan Konsultasi Ke Pemerintahan Pusat
Next Article 15 Siswa SMP Positif Narkoba, Ini Langkah Wali Kota Surabaya Berantas Narkoba
Ad imageAd image

Berita Terkini

Antisipasi Laka Kerja, DPRD Surabaya Dorong Penguatan Sistem K3
Rabu, 4 Maret 2026
Ketua Komisi A Minta Pemkot Tunda Penandaan Bangunan Warga Terdampak Pelebaran Sungai Kalianak
Senin, 2 Maret 2026
Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya
Rabu, 25 Februari 2026
Petugas imigrasi sedang mengambil poto pemohon paspor dinas di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.
Tak Lagi Terpusat di Jakarta, Surabaya Buka Babak Baru Layanan Biometrik Paspor Dinas
Jumat, 20 Februari 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

DPRD Surabaya Dorong Semua OPD Bahu Membahu Sukseskan Kebijakan Parkir Digital
Selasa, 10 Februari 2026
Komisi A DPRD Surabaya Akan Dalami Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo
Jumat, 6 Februari 2026
Masuk Ramadan 1447 H, Imigrasi Pangkas Jam Kerja, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Prima
Rabu, 18 Februari 2026
Gelar Reses di Dinoyo, DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta per RW
Jumat, 13 Februari 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?