Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Surabaya Kekurangan Guru, Dewan Minta Dinas Pendidikan Konsultasi Ke Pemerintahan Pusat
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Advertorial

Surabaya Kekurangan Guru, Dewan Minta Dinas Pendidikan Konsultasi Ke Pemerintahan Pusat

Publisher: Redaktur Kamis, 13 November 2025
Share
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati.

Surabaya,CJ – Surabaya masih krisis atau kekurangan guru, hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati pada saat rapat koordinasi bersama forum koordinasi profesi guru (PPG) prajabatan kota Surabaya untuk mencari solusi kekurangan guru SD hingga SMP.

“Komisi D tadi menerima audiensi dari forum PPG, dan kita bersama-sama ya sepakat kalau di Surabaya ini kurang guru. Baik di SD, SMP Negeri, bahkan guru pendamping khusus juga kurang.” tutur Ajeng, kepada Jatimupdate, Rabu (12/11/2025).

Ajeng menegaskan kekurangan guru tersebut sebenarnya bisa diatasi oleh Pemkot Surabaya, namun solusi itu tidak berguna karena terbentur aturan atau regulasi pusat.

Baca Juga:  Komisi D DPRD Surabaya Minta Fasilitas Bahan Literasi Di Program Sinau Bareng  Ditambah

“Tapi karena memang sistem dari pusat itu belum memperbolehkan padahal kita secara anggaran cukup, dan juga setiap tahun kita mengajukan untuk penambahan kuota pembunuhan guru tapi masih belum.” jelas Ajeng.

Ajeng menyebut, selain kekurangan guru, Surabaya juga mengalami masalah lain di bidang pendidikan. Misalnya, banyak guru yang belum tuntas mengabdi dan ijazahnya pun tidak linear.

“Memang ini kan PPG ini forum untuk fresh graduate ya. Padahal di lingkungan SD dan SMP kan masih banyak guru-guru yang mungkin masih belum tuntas dalam pengabdiannya walaupun tidak linear.” urai Ajeng.

Baca Juga:  DPRD Kota Surabaya Dorong Disnaker Lakukan Penyelidikan Legal Perusahaan Penahan ijazah 31 karyawan

Maka dari itu, Ajeng meminta agar dinas pendidikan Surabaya konsultasi kepemerintahan pusat mencarikan solusinya. Pasalnya Ajeng meyakini Pemkot mampu membiayai untuk pemenuhan guru, karena APBD kota Surabaya tergolong besar.

“Kita akan terus meminta.dinas pendidikan untuk mengadakan konsultasi ke pihak kementerian pusat, bahwa kita mampu membiayai untuk pemenuhan guru, untuk kualitas pendidikan di kota Surabaya.” jelas Ajeng.

Ajeng menjabarkan, berdasarkan data yang dikantonginya kekurangan guru di kota Pahlawan 1.500. Padahal terdapat 800 prajabatan guru siap untuk ditempatkan.

Baca Juga:  Cederai Status Kota Layak Anak, DPRD Surabaya Minta Pemkot Evaluasi Daycare

Ajeng berharap peraturan dari pemerintah pusat tidak memberatkan daerah karena pendidikan merupakan hak setiap warga negara.

“Infonya dari SD, SMP kurang 1.500 guru. padahal pra jabatan ini ada 800 yang siap untuk ditempatkan. Tapi karena terkendala peraturan ini, harapannya bisa ada kemudahan peraturan, tidak terlalu kaku supaya dapat memastikan tidak ada satu SD ataupun SMP yang kurang guru,” pungkas Ajeng . ADV/DN

Bagikan:
TAGGED: Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Komisi D DPRD Surabaya, Profesi Guru, Surabaya Kekurangan Guru
Redaktur Kamis, 13 November 2025 Kamis, 13 November 2025
Previous Article APBD Rp 12,7 Triliun Tahun Anggaran 2026, DPRD Surabaya Dorong Perkuat Sektor Ekonomi Kerakyatan
Next Article Agar Berjalan Dengan Baik, Wakil Ketua DPRD Surabaya Siap Awasi dan Kawal Program Pembinaan Generasi Muda
Ad imageAd image

Berita Terkini

Banyak Proyek Strategis Molor, Dewan Dorong Inspektorat Lakukan Audit Menyeluruh
Kamis, 15 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta Wali Kota Tegas Terhadap Pengelola Apartemen Yang Bermasalah
Selasa, 13 Januari 2026
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja tahun 2025 dihadapan para awak media.
Imigrasi Surabaya Tutup 2025 dengan Kinerja Nyaris Sempurna: Serapan Anggaran 99,95 Persen, e-Paspor Mendominasi
Rabu, 31 Desember 2025
Wakil Ketua DPR, Adies Kadir bersama Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Akmarawita Kadir diajak masyarakat selfie disela-sela agenda reses di Bogangin.
PIP dan KIP Bantu Pendidikan Warga, Adies Kadir Tuai Apresiasi Warga Kenjeran dan Bogangin
Senin, 29 Desember 2025
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?