Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: APBD Rp 12,7 Triliun Tahun Anggaran 2026, DPRD Surabaya Dorong Perkuat Sektor Ekonomi Kerakyatan
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Advertorial

APBD Rp 12,7 Triliun Tahun Anggaran 2026, DPRD Surabaya Dorong Perkuat Sektor Ekonomi Kerakyatan

Publisher: Redaktur Rabu, 12 November 2025
Share
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Laksono

Surabaya,CJ – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bersama Pemerintah Kota telah resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebersar Rp 12,7 triliun Tahun Anggaran 2026.

Sebagai legislatif yang mempunya peran pengawasan Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Laksono menegaskan akan terus  mendukung dan melakukan mengawal program-program prioritas Pemerintah Kota Surabaya, terutama di UMKM, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut pria yang akrab disapa Bulek ini dalam meningkatkan <Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan ekonomi masyarakat Surabaya dengan meningkatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Sentra Wisata Kuliner (SWK). Ia mengingatkan agar pelatihan bagi pelaku UMKM disertai tindak lanjut yang nyata.

Baca Juga:  Anak Anggota DPRD Surabaya Jadi Korban Kejahatan di Mall

“Jangan hanya dilatih lalu dibiarkan. Setelah pelatihan harus ada tindak lanjut, seperti bantuan alat dan pemasaran produk,” ungkapnya selasa (12/11/2025).

Buleks juga meminta agar pemerintah memperhatikan keadilan bagi pelaku usaha kecil yang bersaing dengan kafe-kafe modern.

“SWK ini dibuat perda, tapi di sebelahnya ada kafe modern. Apakah mereka sudah bayar kontribusi ke Pemkot? Ini harus diawasi,” tegasnya.

Menurutnya, pengawasan terhadap SWK, PKL, dan UMKM perlu diperkuat agar sektor ekonomi kerakyatan tetap hidup dan memberi kontribusi bagi PAD.

Selain itu ia  juga menekankan, bahwa tanggung jawab pemerintah kota tidak berhenti pada jenjang SD dan SMP saja, tetapi juga harus memastikan siswa SMA dan SMK tidak putus sekolah.

Baca Juga:  Banyak Proyek Strategis Molor, Dewan Dorong Inspektorat Lakukan Audit Menyeluruh

“Pendidikan itu paling utama. Upaya 12 tahun harus jadi jaminan dari Pemkot. Jangan sampai anak-anak putus sekolah di jenjang SMA atau SMK,” tegasnya.

Buleks juga mendorong agar program beasiswa dan bantuan pendidikan diperluas sehingga tidak ada warga Surabaya yang tertinggal dalam akses pendidikan.

Di sektor kesehatan, ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan puskesmas di Surabaya agar bisa melayani rawat inap dan memiliki fasilitas yang memadai.

“Kalau grid puskesmas dinaikkan, tenaga medisnya juga harus ditambah. Transportasi seperti ambulans juga disiapkan,” jelasnya.

Selain itu, buleks menekankan perlunya pengawasan terhadap pengelolaan BPJS agar tidak terjadi kebocoran anggaran.

Baca Juga:  Ribuan Pendukung Ganjar-Mahfud Gelar Doa Bersama, Anas Karno: Dongkrak Pemberdayaan UMKM

“BPJS jangan sampai ada kebocoran. Kalau anggaran sudah jelas, bisa digunakan untuk pembangunan dan revitalisasi fasilitas kesehatan,” katanya.

Menurutnya, program pembangunan fisik dan sosial di Surabaya harus berjalan seimbang agar manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Kita tetap support apa yang menjadi program utama pemerintah kota. Apapun yang dilakukan Pemkot, kita kawal semaksimal mungkin,” ujar Buleks.

Ia menegaskan  akan terus menjadi mitra kritis pemerintah kota dalam mengawal program-program pro-rakyat.

“Kami siap membantu pemerintah, tapi juga memastikan semua berjalan adil dan berpihak pada warga Surabaya,” pungkasnya. ADV/DN

Bagikan:
TAGGED: Anggota Komisi B DPRD Surabaya, APBD 2026, DPRD Kota Surabaya, DPRD Surabaya Dorong Perkuat Sektor Ekonomi Kerakyatan, Ekonomi Kerakyatan, Pemberdayaan UMKM, UMKM Surabaya
Redaktur Rabu, 12 November 2025 Rabu, 12 November 2025
Previous Article Disperinaker Surabaya Bakal Tindak Tegas Perusahaan yang Tidak Beri Jaminan Sosial untuk Pekerja
Next Article Surabaya Kekurangan Guru, Dewan Minta Dinas Pendidikan Konsultasi Ke Pemerintahan Pusat
Ad imageAd image

Berita Terkini

Antisipasi Laka Kerja, DPRD Surabaya Dorong Penguatan Sistem K3
Rabu, 4 Maret 2026
Ketua Komisi A Minta Pemkot Tunda Penandaan Bangunan Warga Terdampak Pelebaran Sungai Kalianak
Senin, 2 Maret 2026
Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya
Rabu, 25 Februari 2026
Petugas imigrasi sedang mengambil poto pemohon paspor dinas di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.
Tak Lagi Terpusat di Jakarta, Surabaya Buka Babak Baru Layanan Biometrik Paspor Dinas
Jumat, 20 Februari 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

DPRD Surabaya Dorong Semua OPD Bahu Membahu Sukseskan Kebijakan Parkir Digital
Selasa, 10 Februari 2026
Komisi A DPRD Surabaya Akan Dalami Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo
Jumat, 6 Februari 2026
Gelar Reses di Dinoyo, DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta per RW
Jumat, 13 Februari 2026
Masuk Ramadan 1447 H, Imigrasi Pangkas Jam Kerja, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Prima
Rabu, 18 Februari 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?