Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Guru Dilibatkan Aktif Dalam Pelaksanaan dan Pengawasan MBG
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Advertorial

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Guru Dilibatkan Aktif Dalam Pelaksanaan dan Pengawasan MBG

Publisher: Redaktur Rabu, 8 Oktober 2025
Share
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni.

Surabaya,CJ – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Di Kota Surabaya pelaksanaannya dapat menjadi momentum penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Namun dalam pelaksanaan MBGdi Kota Surabaya menimbulkan banyak masalah yang dikeluhan oleh banyak pihak, salah satunya tenaga pendidik atau guru. Dimana para guru menilai kurang dilibatkan secara aktif dalam proses pelaksanaan dan pengawasan MBG ini.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni mengatakan minimnya pelibatan guru dalam program MBG  di sejumlah sekolah. Guru tidak terlibat aktif dalam proses pengawasan dan pelaksanaan makan bergizi, sementara peran mereka sebenarnya sangat vital dalam menjaga kebersihan, kedisiplinan, dan edukasi gizi bagi siswa.

Baca Juga:  Atasi Kemacetan di Kota Pahlawan, DPRD Surabaya Minta Parkir Liar dan Bongkar Muat di Bahu Jalan Ditindak Tegas

“Kami juga mendengar ada keluhan dari sebagian guru yang memang tidak dilibatkan. Sehingga pemilik dapur itu hanya mengantar dan mengambil makanan. Urusan menjaga kebersihan dan lain-lain ini tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kami berharap pengelola dapur juga berkoordinasi aktif dengan kepala sekolah agar ada komunikasi yang bagus,” ungkap .

Fathoni juga mengusulkan agar Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya mengalokasikan tambahan anggaran operasional pendukung program MBG, termasuk bagi guru-guru yang turut memastikan keberhasilan pelaksanaan di lapangan.

“Saya berharap Dinas Pendidikan juga mengalokasikan anggaran tambahan untuk operasional pendukung MBG ini. Karena biasanya jam istirahat guru bisa istirahat sejenak, tapi sekarang mereka ikut membersihkan sisa makanan di kelas,” katanya.

Baca Juga:  Media Sosial Jembatan Akuntabilitas Politik

Meski begitu, Fathoni memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para tenaga pendidik di Surabaya yang tetap berkomitmen menjalankan program nasional tersebut dengan sepenuh hati.

“Kami sangat meyakini bahwa guru di Surabaya ini adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka tidak pamrih untuk mensukseskan program ini. Tetapi pemerintah juga harus menghargai setiap tetesan keringat yang mereka keluarkan,” tutur Fathoni.

Ia menekankan, keberhasilan MBG bukan sekadar soal penyaluran makanan, melainkan tentang membangun sistem yang mendukung hubungan fungsional antara peserta didik dan tenaga pendidik, serta membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini.

Baca Juga:  Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Menilai Penetapan Anggaran Makan Bergizi Gratis Oleh Presiden Sudah Proporsional

“Upaya untuk mencerdaskan bangsa itu kan hubungan yang fungsional antara peserta didik dengan tenaga pendidik,” pungkasnya.

Fathoni menilai hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama antara DPRD, pemerintah kota, dan lembaga pendidikan untuk memperkuat pengawasan serta memastikan program berjalan sesuai tujuan besar Presiden Prabowo membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Ini menjadi PR kita bersama untuk melakukan pengawasan agar memastikan program prioritas presiden untuk kepentingan pembangunan SDM jangka panjang ini bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya. ADV/DN

Bagikan:
TAGGED: DPRD Kota Surabaya, DPRD Minta Guru Dilibatkan Dalam Pelaksanaan Dan Pengawasan MBG, MBG, MBG di Surabaya, Pelaksaan MBG di Surabaya, Pengawasan MBG, Wakil Ketua DPRD Surabaya
Redaktur Rabu, 8 Oktober 2025 Rabu, 8 Oktober 2025
Previous Article DPRD Surabaya Mendorong Evaluasi Regulasi Pajak Kendaraan Lebih Adil dan Rasional
Next Article “All Indonesia & ForINVEST Diluncurkan! Jawa Timur Siap Jadi Magnet Investasi Global”
Ad imageAd image

Berita Terkini

Penyanyi asal Jember, Icha Yang semakin mendunia dengan karir yang kian cemerlang di kancah internasional.
Dari Jember ke TV Hunan Internasional, Icha Yang Meledak di Panggung Internasional
Minggu, 19 April 2026
Cegah Penumpukan Sampah, Pemkot Surabaya Tambah 1.800 Tongbin
Rabu, 15 April 2026
Dinilai Rugikan Warga, DPRD Surabaya Minta Proyek Perluasan Bozem Simohilir di Evaluasi
Rabu, 15 April 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto (dua dari kanan) didampingi jajaran saat merilis hasil Operasi Wirawaspada 2026.
Tiga WN Tiongkok ‘Keciduk’! Imigrasi Surabaya Sikat Penyalahgunaan Visa dalam Operasi Wirawaspada
Selasa, 14 April 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Rawan Tindak Kriminal,Fraksi Gerindra Desak Perbaikan PJU Dan Pemasangan CCTV
Senin, 23 Maret 2026
Libur Lebaran 2026, 40 Ribu Pengunjung Padati KBS
Rabu, 25 Maret 2026
Ketua Komisi A Berharap Rotasi 78 Pejabat Pemkot Surabaya Dapat Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan kepada Masyarakat
Kamis, 2 April 2026
Momentum Idulfitri 2026: Wali Kota Eri Tekankan Persatuan dan Kesatuan Antarumat Beragama
Sabtu, 21 Maret 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?