Surabaya,CJ – Menjelang hari raya Idul Adha 2026, stan penjualan sapi kurban di berbagai titik di Surabaya mulai marak bermunculan. Beberapa lokasi pinggir jalan dan lahan kosong di Surabaya kini dipenuhi lapak penjual sapi dan kambing kurban.
Fenomena ini terjadi setiap tahun menjelang Hari Raya Iduladha karena tingginya permintaan masyarakat terhadap hewan kurban. Sangat diperluaka<span;> pengawasan terhadap lalu lintas dan penjualan hewan kurban karena meningkatnya aktivitas perdagangan ternak.
Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Ghofar Ismail meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan pemeriksaan lapak penjualan hewan kurban.
Sebab kata Ghofar, menjelang Iduladha lapak penjualan hewan kurban sudah mulai bermunculan di kota Pahlawan.
“Kami meminta Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pertanian untuk turun ke lapak lapak penjualan hewan kurban,” kata Ghofar, Selasa (19/5/2026).
Ghofar menegaskan pemeriksaan tersebut untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan aman.
Selain itu, Ghofar mengingkatkan pemilik lapak penjual hewan kurban harus memiliki izin.
“Agar pemerintah kota dapat mengawasi lapak lapak penjualan hewan kurban sapi maupun kambing yang ada di kota Surabaya,” katanya.
Ghofar juga mengimbau panitia iduladha menyiapkan tempat pembuangan limbah hewan kurban sebelum disembelih.
Sehingga tak menimbulkan bau dan mencemari lingkungan maupun sungai di Surabaya. “Jadi itu jangan sampai terjadi saat proses penyembelihan hewan kurban,” pungkas Ghofar Ismail.ADV/DN
