Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Cederai Status Kota Layak Anak, DPRD Surabaya Minta Pemkot Evaluasi Daycare
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Advertorial

Cederai Status Kota Layak Anak, DPRD Surabaya Minta Pemkot Evaluasi Daycare

Publisher: Redaktur Jumat, 15 Agustus 2025
Share
Ketua Komisi DPRD Surabaya dr. Akmawarita Kadir.

Surabaya,CJ – Kasus balita berusia satu tahun yang mengalami luka diduga akibat gigitan di sebuah daycare kawasan Medokan Ayu, Surabaya, memicu keprihatinan publik.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr Akmarawita Kadir, mendesak Pemkot untuk mengevaluasi seluruh layanan penitipan anak atau daycare. Dia menilai kasus balitadi Medokan Ayu mencederai predikat Surabaya sebagai kota layak anak dunia.

“Pertama, saya menyampaikan empati kepada keluarga korban dan mendesak kepolisian memproses perkara ini sampai tuntas,” ungkap dr. Akmarawita Kadir, Jumat (15/8/2025).

Akma menegaskan, Komisi D akan mengagendakan rapat kerja bersama dinas terkait seperti DP3APPKB, Dinas Pendidikan, Perizinan, dan Dinas Sosial untuk memeriksa standar layanan daycare. Pengecekan meliputi perizinan, pengasuhan, fasilitas, perlindungan anak, hak orang tua, hingga SOP yang berlaku.

Baca Juga:  Komisi D DPRD Surabaya Minta Fasilitas Bahan Literasi Di Program Sinau Bareng  Ditambah

“Kami mendorong evaluasi semua daycare di Surabaya, termasuk kewajiban pengawasan aktif dan dokumentasi insiden,” ujar Ketua DPD Golkar Surabaya ini.

Dia menambahkan, Pemkot perlu memperkuat regulasi dan memastikan pengawasan berkala berjalan efektif. Saluran pengaduan juga harus dibuat mudah diakses dan ditindaklanjuti dengan cepat.

“Jika ditemukan pelanggaran, kami minta aturan hukum harus ditegakkan. Tentu harus ada rujukan pemulihan medis dan psikologis bagi anak,” tegas dia.

Akma juga mengingatkan pengelola daycare agar tidak memberikan obat atau salep kepada balita tanpa rekomendasi dokter. Dia menilai tindakan medis harus sesuai prosedur dan indikasi yang jelas.

Baca Juga:  Cegah Perundungan di MPLS, Wakil Ketua Dewan Minta Dindik Surabaya Bentuk Satgas

“Saya dengar diberikan obat salep pencegah pembekuan darah, itu harus ada advis dari dokter dulu,” katanya.

Menurut Akma, pengasuh wajib responsif terhadap tangisan anak dan tidak boleh ada jeda pengawasan di ruang tidur. Ruang-ruang rawan juga harus selalu terpantau.

“Pengasuh wajib responsif terhadap tangisan anak, tidak boleh ada jeda pengawasan di ruang tidur, dan setiap ruang rawan harus terpantau,” ucapnya.

Dia juga mengajak orang tua aktif memeriksa hak mereka di daycare, termasuk hak memantau anak melalui CCTV online. Edukasi pencegahan kekerasan anak juga perlu diperluas lewat kerja sama puskesmas dan komunitas.

Baca Juga:  Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya

“Kami akan selalu membuka kanal aduan bagi warga Surabaya, laporkan bila menemukan indikasi kelalaian di daycare,” pungkas Akma. ADV/DN

Bagikan:
TAGGED: Daycare, DPRD Kota Surabaya, Kekerasan Terhadap Anak, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Komisi D DPRD Surabaya, Kota Ramah Anak, Surabaya Kota Layak Anak
Redaktur Jumat, 15 Agustus 2025 Jumat, 15 Agustus 2025
Previous Article Lawan Kanker dan Campak, Pemkot Gelar Imunisasi Serentak dan Cek Kesehatan Gratis
Next Article HUT RI Ke-80, Ketua DPRD Surabaya Gelorakan Semangat Gotong Royong
Ad imageAd image

Berita Terkini

Banyak Proyek Strategis Molor, Dewan Dorong Inspektorat Lakukan Audit Menyeluruh
Kamis, 15 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta Wali Kota Tegas Terhadap Pengelola Apartemen Yang Bermasalah
Selasa, 13 Januari 2026
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja tahun 2025 dihadapan para awak media.
Imigrasi Surabaya Tutup 2025 dengan Kinerja Nyaris Sempurna: Serapan Anggaran 99,95 Persen, e-Paspor Mendominasi
Rabu, 31 Desember 2025
Wakil Ketua DPR, Adies Kadir bersama Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Akmarawita Kadir diajak masyarakat selfie disela-sela agenda reses di Bogangin.
PIP dan KIP Bantu Pendidikan Warga, Adies Kadir Tuai Apresiasi Warga Kenjeran dan Bogangin
Senin, 29 Desember 2025
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?