Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Pemerintah Uji Coba “All Indonesia”, Sistem Terintegrasi Kedatangan Internasional yang Lebih Cepat dan Efisien
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Headlines

Pemerintah Uji Coba “All Indonesia”, Sistem Terintegrasi Kedatangan Internasional yang Lebih Cepat dan Efisien

Publisher: Editorial Jumat, 25 Juli 2025
Share
Menteri AHY
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

JAKARTA, CJ — Pemerintah Indonesia resmi menggelar uji coba sistem deklarasi penumpang internasional terintegrasi bernama All Indonesia, Kamis, 24 Juli 2025. Sistem ini dirancang untuk menyederhanakan proses pelaporan kedatangan penumpang dari luar negeri, yang sebelumnya dilakukan secara terpisah untuk keimigrasian, bea cukai, kesehatan, dan karantina.

Dengan menggabungkan berbagai formulir dalam satu platform digital, All Indonesia diharapkan mampu memangkas proses administrasi dan mempercepat alur kedatangan di bandara.

Uji coba perdana dilakukan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dan dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga:  Tiga WN Tiongkok ‘Keciduk’! Imigrasi Surabaya Sikat Penyalahgunaan Visa dalam Operasi Wirawaspada

“Melalui uji coba ini, kami ingin memastikan sistem berjalan lancar sebelum resmi diluncurkan. Kami terbuka terhadap masukan dari masyarakat, dan akan melakukan sosialisasi serta edukasi secara bertahap,” kata Menko AHY.

Ia menjelaskan, sistem All Indonesia menawarkan efisiensi signifikan dibanding metode konvensional. Formulir dapat diisi sejak tiga hari sebelum kedatangan dan hanya membutuhkan waktu sekitar 2,5 menit.

“Pelayanan publik yang baik, menyenangkan, dan efisien adalah target kami. Jika pengalaman kedatangan ke Indonesia terasa ‘mudah’—tentu tanpa mengabaikan aspek keamanan—maka ini akan menjadi nilai tambah besar bagi wisatawan dan investor,” tambah AHY.

Baca Juga:  Intelijen Imigrasi Bekuk Buronan Kasus Pembunuhan Hampir 20 Tahun Asal RRT Saat Santap Malam

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi perhatian utama. Sistem All Indonesia telah melalui pengujian ketat, termasuk eksploitasi celah keamanan oleh ITSA BSSN dan pihak independen, serta uji beban untuk memastikan teknologi Sclron mampu menangkal potensi duplikasi atau kloning aplikasi.

“Kami juga menyiapkan sistem cadangan (backup) dan akan menggunakan Data Center Indonesia dengan kapasitas yang ditingkatkan,” ujar Agus.

Masa uji coba sistem All Indonesia akan berlangsung hingga peluncuran resmi yang dijadwalkan pada pertengahan Agustus 2025. Untuk tahap awal, sistem ini diterapkan khusus bagi penumpang Warga Negara Indonesia yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia pada rute internasional. Setelah resmi diluncurkan, sistem akan berlaku bagi seluruh penumpang internasional, baik WNI maupun WNA.

Baca Juga:  Pasca Runtuhnya Bangunan Imigrasi Cilegon, Pelayanan Keimigrasian Dialihkan ke Mal Pelayanan Publik

All Indonesia tersedia dalam dua versi, yakni website melalui tautan https://allindonesia.imigrasi.go.id/ serta dalam bentuk aplikasi mobile.

Pemerintah mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan berbagai pihak, seperti Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Kesehatan, dan Badan Karantina Indonesia, dalam mewujudkan sistem ini.

“Kami berharap peningkatan layanan publik ini dapat mendukung posisi Indonesia sebagai destinasi wisata dan investasi unggulan di tingkat global,” tutup Agus. HUM/NIK

Bagikan:
TAGGED: Agus Andrianto, Agus Harimurti Yudhoyono, All Indonesia, Badan Karantina Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ditjen Imigrasi, Kementerian Kesehatan, Ujicoba All Indonesia
Editorial Jumat, 25 Juli 2025 Jumat, 25 Juli 2025
Previous Article Dewan juri King Abdi bersama para pemenang lomba didampingi Ketua Fraksi DPRD Surabaya, Aldy Blaviandy (kanan). King Abdi: Lomba Cipta Oleh-Oleh Golkar Surabaya Harus Didukung Pemkot, UMKM Perlu Difasilitasi
Next Article Sidak Sampah Hasil Kerja Bakti, Wali Kota Eri Tekankan Tiga Poin Evaluasi
Ad imageAd image

Berita Terkini

Cegah Penumpukan Sampah, Pemkot Surabaya Tambah 1.800 Tongbin
Rabu, 15 April 2026
Dinilai Rugikan Warga, DPRD Surabaya Minta Proyek Perluasan Bozem Simohilir di Evaluasi
Rabu, 15 April 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto (dua dari kanan) didampingi jajaran saat merilis hasil Operasi Wirawaspada 2026.
Tiga WN Tiongkok ‘Keciduk’! Imigrasi Surabaya Sikat Penyalahgunaan Visa dalam Operasi Wirawaspada
Selasa, 14 April 2026
Polisi Amankan Terduga 4 Pelaku Vandalisme di Surabaya
Senin, 13 April 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Rawan Tindak Kriminal,Fraksi Gerindra Desak Perbaikan PJU Dan Pemasangan CCTV
Senin, 23 Maret 2026
Libur Lebaran 2026, 40 Ribu Pengunjung Padati KBS
Rabu, 25 Maret 2026
Ketua Komisi A Berharap Rotasi 78 Pejabat Pemkot Surabaya Dapat Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan kepada Masyarakat
Kamis, 2 April 2026
Momentum Idulfitri 2026: Wali Kota Eri Tekankan Persatuan dan Kesatuan Antarumat Beragama
Sabtu, 21 Maret 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?