Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Pengukuhan 1020 PPG UINSA, Wali Kota Surabaya Dorong Guru Melek Teknologi AI
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Headlines

Pengukuhan 1020 PPG UINSA, Wali Kota Surabaya Dorong Guru Melek Teknologi AI

Publisher: Redaktur Kamis, 26 Juni 2025
Share
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan sambutan dalam acara pengukuhan Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 2 Tahun 2024 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), di Mercure Surabaya Grand Mirama Hotel, Kamis (26/6/2025).

Surabaya,CJ – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri pengukuhan Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 2 Tahun 2024 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), di Mercure Surabaya Grand Mirama Hotel, Kamis (26/6/2025). Dalam pengukuhan PPG kali ini, Wali Kota Eri Cahyadi hadir sebagai narasumber.

Di kesempatan ini, Wali Kota Eri Cahyadi mengucapkan rasa syukur, sebab UINSA telah mengukuhkan sekitar 1020 PPG di tahun ini. Menurutnya, peran guru sangat penting dalam pembangunan sebuah kota. Jika pembangunan sebuah kota tanpa peranan guru, kota tersebut tidak akan pernah menjadi hebat.

“Di mana pun kota itu, seperti Surabaya saat ini, tidak akan pernah menjadi hebat, tidak pernah menjadi kuat, tanpa ada seorang guru yang luar biasa di titik kota itu. Karena tanpa seorang guru, saya juga tidak akan pernah bisa mengubah Surabaya menjadi lebih baik seperti saat ini,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri menyampaikan, permasalahan di perkotaan juga tidak akan pernah bisa diselesaikan secara cepat tanpa ada peran seorang guru. Maka dari itu, pembangunan sebuah kota seperti Surabaya butuh melibatkan berbagai elemen masyarakat, salah satunya adalah guru.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Cahyadi Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Tahan Ijazah Pekerja

Di komen ini, Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu juga mengingatkan kepada para PPG yang dikukuhkan hari ini agar melek teknologi dan mengikuti megatrend dunia. Salah satunya, yaitu mengikuti perkembangan dan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Dengan adanya AI, lanjut Cak Eri, para guru bisa memanfaatkannya sebagai alat untuk mempercepat cara mendidik memberikan materi-materi pembelajaran secara akurat dan lebih luas lagi pada murid ke depannya. “Karena sehebat apapun mesin itu, tanpa adanya data yang kita masukkan ke situ (AI), itu tidak akan akurat. Jadi, manfaatkan teknologi itu agar lebih bermanfaat untuk mengajar para murid di kita. Karena mau tidak mau, kita sudah loh (berdampingan dengan AI),” jelasnya.

Cak Eri menerangkan, berdasarkan data dari Forum Ekonomi Dunia 2025, sekitar 71 persen guru di dunia menilai bahwa kecerdasan buatan atau AI itu sangat penting terhadap keberhasilan siswa. “Maka dari itu, mau tidak mau AI harus kita manfaatkan, kan tidak mungkin nanti panjenengan (anda para guru) ketinggalan dengan anak-anak kita. Maka dari itu kita harus mengupgrade diri kita ke arah digital,” terangnya.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Tegaskan Pengusaha Komitmen Sediakan Jukir Resmi

Selain itu, Cak Eri juga menjelaskan, berdasarkan data dari Forbes 2025, sekitar 60 persen guru di negara maju memanfaatkan teknologi AI untuk menangani tugas rutin muridnya. Mulai dari menilai ujian, membuat soal pilihan ganda, hingga memantau perkembangan belajar siswa, seluruhnya menggunakan AI.

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) itu berharap, para guru di Surabaya dan daerah lainnya bisa memanfaatkan teknologi AI sebagai sarana belajar mengajar di kelas. “Karena itu lah saya juga berharap, dalam pertemuan ini kita bisa mengubah Surabaya jauh lebih baik lagi ke depannya. Maka adanya teknologi itu bisa dijadikan kekuatan besar dan harus dikolaborasikan dengan para guru sehingga bisa lebih cepat dalam menyampaikan pembelajarannya,” harapnya.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Tetapkan APBD 2024 Sebesar Rp 10,9 Triliun Tepat di Hari Pahlawan

Di samping itu, Rektor UINSA Prof Akh Muzakki turut menyampaikan soal manfaat teknologi bagi dunia pendidikan di Indonesia, khususnya Surabaya. Menurutnya, guru harus melek teknologi terutama mempelajari AI ke depannya.

Prof Muzakki menyampaikan, jangan sampai seorang guru hadir hanya sebagai sumber untuk mencari sebuah informasi, karena jika sekadar menjadi sumber informasi pada saat ini sudah cukup menggunakan teknologi AI. Maka dari itu, ia berharap, para guru masa kini harus memperkuat akhlak, etika, moral, dan adab. Karena keempat hal tersebut tidak bisa digantikan oleh AI.

“Sekarang ini, ketika kita menggunakan Chat GPT itu bisa membuat satu disertasi, maka kalau kita hadir hanya sebagai sumber informasi, kita nggak butuh guru, kenapa? Ada AI. Yang tidak bisa disentuh oleh AI adalah manner, akhlak, etika, moral, dan adab,” pungkasnya. Lin

Bagikan:
TAGGED: Pengukuhan 1020 PPG UINSA, Pengukuhan Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru, PPG, UINSA, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Wali Kota Surabaya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Redaktur Kamis, 26 Juni 2025 Kamis, 26 Juni 2025
Previous Article Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan Liar untuk Normalisasi Saluran Air
Next Article Satgas PDIP Surabaya Gelar Konsolidasi Amankan Kebijakan Partai
Ad imageAd image

Berita Terkini

Antisipasi Laka Kerja, DPRD Surabaya Dorong Penguatan Sistem K3
Rabu, 4 Maret 2026
Ketua Komisi A Minta Pemkot Tunda Penandaan Bangunan Warga Terdampak Pelebaran Sungai Kalianak
Senin, 2 Maret 2026
Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya
Rabu, 25 Februari 2026
Petugas imigrasi sedang mengambil poto pemohon paspor dinas di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.
Tak Lagi Terpusat di Jakarta, Surabaya Buka Babak Baru Layanan Biometrik Paspor Dinas
Jumat, 20 Februari 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

DPRD Surabaya Dorong Semua OPD Bahu Membahu Sukseskan Kebijakan Parkir Digital
Selasa, 10 Februari 2026
Komisi A DPRD Surabaya Akan Dalami Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo
Jumat, 6 Februari 2026
Masuk Ramadan 1447 H, Imigrasi Pangkas Jam Kerja, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Prima
Rabu, 18 Februari 2026
Gelar Reses di Dinoyo, DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta per RW
Jumat, 13 Februari 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?