Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Diduga Ada Penyalahgunaan Anggaran Program KSH Sebesar 13,4 milyar, GERUDUK Gelar Aksi Di Depan Balai Kota Surabaya
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Headlines

Diduga Ada Penyalahgunaan Anggaran Program KSH Sebesar 13,4 milyar, GERUDUK Gelar Aksi Di Depan Balai Kota Surabaya

Publisher: Redaktur Senin, 5 Februari 2024
Share
Masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Surabaya Dukung Keadilan (GERUDUK) mengelar aksi damai di depan Balai Kota Surabaya.

Surabaya,CJ–  Masyarakat yang tergabung dalam <Gerakan Rakyat Surabaya Dukung Keadilan (GERUDUK) mengelar aksi damai di depan Balai Kota Surabaya, Senin (5/2/2024).

Aksi tersebut digelar terkait dengan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran Program “Kader Surabaya Hebat (KSH)” sebesar Rp. 13,4 milyar.

“Masa Geruduk saat melakukan orasinya didepan kantor Balai Kota Surabaya mereka mendesak Pemerintah Kota Surabaya, untuk transparansi serta mempertanggung jawabkan realisasi penyerapan anggaran KSH,” ungkap KeBudiman Suryono selaku ketua Geruduk.

Pria yang akrap disapa Suryono tersebut mengatakan, selain itu dalam tuntutan di Mapolrestabes Surabaya para aksi demo Geruduk, meminta kepada aparat penegak hukum Kepolisian Polrestabes Surabaya, untuk mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran KSH dari sumber APBD tersebut.

Baca Juga:  Dongkrak PAD Surabaya, Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Lebih Tegas Tindak Pengembang Nakal 

Saat orasi didepan Balai Kota Surabaya Suryono menyuarakan, Pemerintah Kota Surabaya diduga telah menelantarkan anak dan lansia sehingga Gerakan Rakyat Surabaya Dukung Keadilan berjuang agar mereka semua mendapatkan perlindungan dari Pemerintah Kota Surabaya

“APBD Kota Surabaya yang didapatkan pada tahun 2023, menyentuh angka 11 Triliun Rupiah namun masih banyak Warga Kota Surabaya, yang berada di garis kemiskinan sehingga itu sangat tidak masuk akal,” tutur Suryono.

Suryono menyebutkan, saat musim hujan saat ini, seharusnya Pemerintah Kota Surabaya, seharusnya mengolah seluruh sampah yang menumpuk di TPS se Kota Surabaya agar tidak meluber ke area sungai yang dapat menyebabkan banjir.

Baca Juga:  Viral Dugaan Penelantaran dan Eksploitasi Anak, Wali Kota Eri: Tunggu Keputusan Hukum

“Kami dari Gerakan Rakyat Surabaya Dukung Keadilan, menuntut agar Pemerintah Kota Surabaya dapat memberikan kesejahteraan bagi warganya yang masih tergolong miskin terutama yang berada di bantaran sungai agar tidak ada angka kemiskinan di Kota Surabaya,” tandasnya.

Suryono mengungkapkan lagi, banyak persoalan-persoalan di Kota Surabaya masih belum terselesaikan dalam hal anak-anak terlantar, Lansia masih banyak jadi gelandangan.

“Bahwa Anggaran pendapatan Kota Surabaya tahun 2023 mencapai 11 M lebih dan Anggaran sosial yang dikeluarkan oleh Pemkot Surabaya tidak tepat sasaran,” katanya.

Baca Juga:  Pastikan Keseiapan Personil, Polrestabes Surabaya Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Semeru 2024

Suryono menambahkan, bahwa Pemerintah Kota Surabaya melakukan pembiaran terhadap warga Kota Surabaya yang masih belum mendapat hidup layak dan Pemerintah Surabaya gagal dalam penyaluran anggaran Sosial.

“Seperti anggaran PKH yang di keluarkan oleh Pemkot Surabaya sebesar 13,4M, namun anggaran tersebut tidak tepat sasaran dan hanya digunakan untuk kepentingan segelintir orang untuk melanggengkan kekuasaan,” paparnya.

Terakhir Suryono menegaskan, kami meminta pada kejaksaan Negeri Surabaya, untuk segera melakukan Audit, Penyelidikan, pemeriksaan terhadap Pemkot Surabaya, dimana anggaran KSH banyak kejanggalan dan penyelewengan dalam penggunaannya. John

Bagikan:
TAGGED: Anggaran Program KSH, Dugaan Penyalahgunaan Anggaran, Gerakan Rakyat Surabaya Dukung Keadilan, Kader Surabaya Hebat (KSH), Pemkot Surabaya, Polrestabes Surabaya
Redaktur Senin, 5 Februari 2024 Senin, 5 Februari 2024
Previous Article Dinkes Surabaya Siagakan Nakes dan Hotline 24 Jam Untuk Antisipasi Petugas KPPS Sakit
Next Article Wakil Ketua DPRD Surabaya Mendorong Persoalan Tanah Warga Bendul Merisi Jaya Segera Diselesaikan
Ad imageAd image

Berita Terkini

Cak Yebe Dorong Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Sabtu, 17 Oktober 2026
DPRD Surabaya Akan Bahas Anggaran PTM Bagi Balita di Banggar
Rabu, 14 Oktober 2026
Pemkot Surabaya Gelar Upacara HUT ke-81 Jawa Timur, Wali Kota Eri Tekankan Sinergi Ekonomi dan Transportasi
Selasa, 13 Oktober 2026
DPRD Surabaya Dukung Penuh BOPDA Perluasan Jangkauan ke Lembaga Ponpes
Senin, 12 Oktober 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Pastikan Kestabilan Data Penduduk,  DPRD Surabaya Akan Panggil Dispendukcapil
Senin, 21 September 2026
Perkuat Struktur hingga Akar Rumput, PPP Bidik Kenaikan Suara di Pemilu Mendatang
Minggu, 4 Oktober 2026
Wali Kota Surabaya Tegaskan Larangan Eksploitasi Hewan dan Donasi Tanpa Izin di Tunjungan Romansa dan CFD
Minggu, 27 September 2026
Sengketa Lahan Kalisari, Komisi A DPRD Surabaya Akan Tinjauan Lapangan
Rabu, 30 September 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?