Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Reses di Wilayah Perbatasan, Cak Yebe Pastiakn DTSEN Berjalan Dengan Baik dan Serahkan Bantuan untuk UMKM
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Headlines

Reses di Wilayah Perbatasan, Cak Yebe Pastiakn DTSEN Berjalan Dengan Baik dan Serahkan Bantuan untuk UMKM

Publisher: Redaktur Sabtu, 14 Februari 2026
Share

Surabaya,CJ – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Yona Bagus Widyatmoko kawasan perbatasan Surabaya dengan Gresik pada Kamis (12/2/2026). Ratusan warga hadir dan terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan sejak awal hingga akhir.

“Wilayah perbatasan seperti ini harus kita pastikan tidak tertinggal, baik pelayanan publik maupun akses program pemerintah,” ungkap pria yang Cak Yebe dalam keterangan tertulisnya,sabtu (14/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dia memfokuskan pembahasan pada pentingnya validitas data melalui DTSEN sebagai dasar penyaluran bantuan sosial. Dia menjelaskan, akurasi data menentukan apakah bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.

“Data itu penting supaya bantuan tepat sasaran. Kalau datanya tidak akurat, yang seharusnya menerima bisa terlewat, dan yang tidak berhak justru masuk,” tutur Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya ini.

Cak Yebe juga mengimbau warga untuk terbuka saat proses pendataan berlangsung. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat menerima petugas atau surveyor DTSEN yang datang melakukan verifikasi lapangan.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan

“Kalau ada petugas survei datang, mohon diterima dengan baik dan berikan informasi sesuai kondisi sebenarnya. Ini demi kepentingan panjenengan semua agar datanya valid,” kata pemegang Dan II Jiu-Jitsu ini.

Menurut dia, partisipasi aktif warga menjadi kunci agar kebijakan sosial berbasis pada kondisi riil di lapangan. Dengan data yang diperbarui secara berkala, pemerintah dapat menyusun program yang lebih tepat dan terukur.

“Kami ingin warga ikut mengawal. Pastikan datanya sesuai kenyataan, karena dari situlah kebijakan bantuan disusun,” lanjutnya.

Selain sosialisasi, Cak Yebe menyerahkan bantuan berupa terop, kursi, dan meja untuk mendukung kegiatan sosial warga. Dia ingin bantuan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pertemuan RT, kegiatan keagamaan, hingga aktivitas kepemudaan.

“Ini mungkin terlihat sederhana, tapi semoga bisa menunjang kegiatan warga sehari-hari,” ujar Cak Yebe.

Baca Juga:  Warga Bongkaran Keluhkan Tak Punya Balai RW, Anggota Komisi C DPRD Surabaya Siap Memperjuangkan Aspirasi Warga

Selain itu, dia juga memberikan mesin pemotong rumput untuk menunjang kebersihan lingkungan. Fasilitas ini diharapkan memperkuat budaya gotong royong di kawasan perbatasan.

Tak hanya itu, untuk pemberdayaan ekonomi, Cak Yebe menyerahkan bantuan senilai Rp5 juta untuk membeli mesin jahit kepada pelaku UMKM jahit RT setempat. Bantuan ini ditujukan agar usaha warga semakin produktif dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

“UMKM harus kita dorong terus. Dengan alat yang memadai, usaha ibu-ibu penjahit bisa berkembang dan memberi manfaat lebih besar bagi keluarga,” kata Cak Yebe.

Salah satu penerima bantuan, Lailatul Rahimah, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan. Dia menyebut kelompok UMKM jahit di lingkungannya selama ini masih kekurangan fasilitas.

“Makasih saya sampaikan pada Pak Yona atas bantuan mesin jahitnya karena kita UMKM penjahit ada empat orang belum mencukupi fasilitasnya. Insya Allah nanti uang dari Pak Yona saya belikan mesin yang bisa bikin lubang kancing,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan

Menurut dia, selama ini kelompoknya sudah memiliki beberapa mesin jahit dan obras, namun belum mempunyai mesin khusus pembuat lubang kancing. Hal itu membuat mereka harus keluar daerah untuk menyelesaikan pesanan.

“Kita masih punya mesin jahit hitam sama obras. Biasanya lubang kancing ke Gresik, Pak, satu kancing itu Rp1.000. Sekarang alhamdulillah bisa dikerjakan di rumah sendiri,” katanya.

Dia mengatakan, anggota UMKM jahit di lingkungannya berjumlah empat orang dalam satu RT. Mereka menerima berbagai pesanan, mulai dari seragam hingga permak pakaian.

“Sangat terbantu, alhamdulillah sangat. Selama ini dari pemerintah belum pernah dapat bantuan sama sekali. Jadi ini benar-benar membantu usaha kami,” kata dia. Din/Al

Bagikan:
TAGGED: Cak Yebe, DTSEN, Reses 2026, Reses di Osowilangon, Reses DPRD Surabaya, Reses Ketua Komisi A DPRD Surabaya
Redaktur Sabtu, 14 Februari 2026 Sabtu, 14 Februari 2026
Previous Article Gelar Reses di Dinoyo, DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta per RW
Next Article Masuk Ramadan 1447 H, Imigrasi Pangkas Jam Kerja, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Prima
Ad imageAd image

Berita Terkini

Libur Lebaran 2026, 40 Ribu Pengunjung Padati KBS
Rabu, 25 Maret 2026
Rawan Tindak Kriminal,Fraksi Gerindra Desak Perbaikan PJU Dan Pemasangan CCTV
Senin, 23 Maret 2026
Momentum Idulfitri 2026: Wali Kota Eri Tekankan Persatuan dan Kesatuan Antarumat Beragama
Sabtu, 21 Maret 2026
Tim relawan Adela Kanasya Adies menyalurkan bingkisan Lebaran kepada masyarakat Surabaya.
Adela-Adiel Bagikan 5.000 Bingkisan Lebaran,Teruskan Tradisi Sosial Keluarga
Senin, 16 Maret 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Ketua Komisi A Minta Pemkot Tunda Penandaan Bangunan Warga Terdampak Pelebaran Sungai Kalianak
Senin, 2 Maret 2026
DPRD Surabaya Minta Seluruh Proses Normalisasi Dilakukan Secara Transparan
Kamis, 5 Maret 2026
Antisipasi Laka Kerja, DPRD Surabaya Dorong Penguatan Sistem K3
Rabu, 4 Maret 2026
DPRD Surabaya Minta Pemkot Audit Rumah Pompa
Senin, 9 Maret 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?