Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Cacatan Satu Tahun Kepemimpinan Eri-Armuji, Ketua Komisi A: Perlu Ada Evaluasi
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Headlines

Cacatan Satu Tahun Kepemimpinan Eri-Armuji, Ketua Komisi A: Perlu Ada Evaluasi

Publisher: Redaktur Sabtu, 31 Januari 2026
Share
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko.

Surabaya,CJ – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah, khususnya di sektor hukum, keamanan, dan kebijakan strategis.

Hal itu di ungkapakan oleh Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko. Politisi Gerindra yang akrab Cak YeBe ini menyebutkan pentingnya evaluasi agar potensi risiko dan kendala dapat diantisipasi sejak awal memasuki tahun kedua pemerintahan.

“Sebagai figur yang bergerak di bidang hukum dan pemerintahan, saya mencatat adanya beberapa kejadian menonjol yang berpotensi menggoyang stabilitas jika tidak segera dibenahi,” kata Cak YeBe usai acara donor darah di DPC Gerindra Surabaya, Sabtu (31/1).

Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya ini  menyampaikan, meski kinerja pelayanan publik menunjukkan hasil yang cukup baik, persoalan hukum masih menjadi celah besar yang perlu perhatian serius. Isu-isu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah disebut menjadi titik rawan yang harus dikelola dengan hati-hati.

Baca Juga:  Warga Surabaya Dihimbau Tak Gelar Takbir Keliling Kota

“Meski sektor pelayanan publik sudah menunjukkan performa yang cukup apik, namun celah di bidang hukum gapnya masih sangat besar,” ujar pria pemilik sabuk Dan II Jiu Jitsu ini.

Cak Yebe mengungkapkan adanya sejumlah rapor merah dalam satu tahun perjalanan pemerintahan Eri–Armuji. Salah satunya berkaitan dengan kebijakan hukum dan minimnya pelibatan publik dalam proses pengambilan keputusan.

“Ada sejumlah rapor merah, khususnya terkait kebijakan hukum dan minimnya pelibatan publik dalam pengambilan keputusan,” kata dia.

Pun, dia juga menyinggung beberapa kebijakan dan program pemerintah kota yang sempat memicu polemik di masyarakat. Mulai dari survei DTSEN, penanganan organisasi kemasyarakatan, pembentukan satgas, hingga program kampung tematik dan pengelolaan aset daerah.

Baca Juga:  Kebutuhan Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan Jadi Perhatian Khusus DPRD Kota Surabaya

“Beberapa kasus sempat viral dan kontraproduktif di masyarakat, ini tentu harus menjadi bahan evaluasi,” tutur Cak Yebe.

Menurut dia, persoalan sengketa tanah, dinamika ormas, dan tata kelola parkir menjadi pemicu utama kerawanan instabilitas politik di Surabaya. Penyelesaiannya dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga tepat secara regulasi dan inklusif.

“Masalah-masalah ini harus diselesaikan dengan pendekatan hukum yang benar agar tidak menimbulkan gejolak lanjutan,” katanya.

Selain itu, Cak YeBe juga mengkritik pola komunikasi Pemerintah Kota Surabaya yang dinilai kerap berjalan tanpa koordinasi awal dengan DPRD. Akibatnya, legislatif baru dilibatkan saat masalah sudah muncul di lapangan.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan UMKM Bisa Manfaatkan Area Parkir Toko Modern Tanpa Biaya Sewa

“Kami di legislatif sering kali tidak diajak diskusi di awal. Tapi ketika dijumpai kendala baru kemudian melibatkan legislatif dan juga APH untuk mencari solusi,” ujarnya.

Dia menyarankan setiap rencana pembangunan ke depan wajib melalui kajian yang melibatkan partisipasi publik serta pembahasan matang bersama DPRD sejak tahap perencanaan. Dia meyakini sinergi antarlembaga menjadi kunci perbaikan.

“Saya yakin Eri dan Armuji memiliki kapasitas untuk melakukan perbaikan. Sinergi yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu membawa Surabaya keluar dari bayang-bayang instabilitas hukum dan politik,” pungkas Cak YeBe.Din/ Al

Bagikan:
TAGGED: Catatan Satu Tahun Kepemimpinan Eri Armuji, DPRD Kota Surabaya, Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Satu Tahun Kepemimpinan Eri Armuji, Wakil Wali Kota Surabaya, Wali Kota Surabaya
Redaktur Sabtu, 31 Januari 2026 Sabtu, 31 Januari 2026
Previous Article Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri
Next Article Komisi A DPRD Surabaya Akan Dalami Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo
Ad imageAd image

Berita Terkini

Cak Yebe Dorong Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Sabtu, 17 Oktober 2026
DPRD Surabaya Akan Bahas Anggaran PTM Bagi Balita di Banggar
Rabu, 14 Oktober 2026
Pemkot Surabaya Gelar Upacara HUT ke-81 Jawa Timur, Wali Kota Eri Tekankan Sinergi Ekonomi dan Transportasi
Selasa, 13 Oktober 2026
DPRD Surabaya Dukung Penuh BOPDA Perluasan Jangkauan ke Lembaga Ponpes
Senin, 12 Oktober 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Pastikan Kestabilan Data Penduduk,  DPRD Surabaya Akan Panggil Dispendukcapil
Senin, 21 September 2026
Perkuat Struktur hingga Akar Rumput, PPP Bidik Kenaikan Suara di Pemilu Mendatang
Minggu, 4 Oktober 2026
Wali Kota Surabaya Tegaskan Larangan Eksploitasi Hewan dan Donasi Tanpa Izin di Tunjungan Romansa dan CFD
Minggu, 27 September 2026
Reses di Manukan, Wakil Ketua Komisi B Terima Aduan Diskriminasi PKL hingga Debit Air PDAM
Senin, 5 Oktober 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?