Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Adies Kadir & Cak Ji Lawan Balik Klaim Sepihak Pertamina: Ribuan Warga Surabaya Bangkit Bela Hak Atas Tanah
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Headlines

Adies Kadir & Cak Ji Lawan Balik Klaim Sepihak Pertamina: Ribuan Warga Surabaya Bangkit Bela Hak Atas Tanah

Publisher: Redaktur Kamis, 16 Oktober 2025
Share
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji bersama Adies Kadir menerima keluhan warga dari tiga kecamatan.
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji bersama Adies Kadir menerima keluhan warga dari tiga kecamatan.

Surabaya, CJ – Ribuan warga dari tiga kecamatan di Surabaya akhirnya angkat suara setelah puluhan tahun diam. Lahan seluas 534 hektare yang telah mereka tinggali dan kelola selama puluhan tahun, tiba-tiba diklaim sepihak oleh Pertamina. Namun kini, mereka tak sendiri.

Contents
Cak Ji: Ini Bukan Tanah Kosong, Ini Kota!Langkah Nyata: Adies Usul Bentuk Pansus DPR RI untuk Buka Kasus Ini Terang-Terangan

Dua tokoh penting hadir dan siap pasang badan: Anggota DPR RI Adies Kadir dan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji (Cak Ji). Dalam forum akbar di Gedung Srijaya (15/10/2025), keduanya menegaskan komitmen penuh membela rakyat melawan dominasi korporasi.

Baca Juga:  Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Surabaya Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-79

“Ini bukan sekadar konflik lahan. Ini konflik antara keadilan dan kesewenang-wenangan. Negara tak boleh tunduk pada tekanan perusahaan,” tegas Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Sertifikat Legal Warga Dibekukan, Adies: Ini Perampasan Hak Rakyat!

Warga dari tiga kecamatan—Dukuh Pakis, Wonokromo, dan Wonocolo—telah mengantongi sertifikat resmi seperti SHM dan HGB, serta rutin membayar pajak (PBB). Namun, sejak 2010–2015, muncul klaim Pertamina atas lahan tersebut, dengan dasar Eigendom Verponding (E.V.) No. 1278, dokumen warisan era kolonial Belanda.

Adies langsung menyentil keras keabsahan klaim tersebut. “Hak eigendom kolonial seharusnya otomatis gugur sejak 1980, sesuai Undang-Undang Pokok Agraria 1960. Kalau tidak dikonversi, statusnya batal demi hukum!”

Baca Juga:  Surabaya Salurkan BLT DBHCT kepada 3.745 Buruh Pabrik Rokok

Lebih parah, BPN memblokir sertifikat tanah warga hanya berdasarkan surat dari Pertamina. Tanpa proses hukum, tanpa validasi lapangan.

“Ini negara hukum, bukan negara surat. Masa sertifikat yang dikeluarkan BPN sendiri bisa dibekukan hanya karena permintaan sepihak? Ini cacat prosedur!”

Cak Ji: Ini Bukan Tanah Kosong, Ini Kota!

Wakil Wali Kota Surabaya Cak Ji juga dengan tegas berpihak pada warganya. Ia menyatakan bahwa wilayah yang disengketakan saat ini bukanlah lahan kosong, tapi bagian dari kota metropolitan Surabaya, lengkap dengan rumah warga, sekolah, rumah sakit, hotel, hingga jalan negara.

Baca Juga:  PIP dan KIP Bantu Pendidikan Warga, Adies Kadir Tuai Apresiasi Warga Kenjeran dan Bogangin

“Bagaimana bisa lahan yang sudah jadi kota modern tiba-tiba diklaim sebagai milik korporasi? Kalau semua ditarik, rakyat mau tinggal di mana?” ujarnya.

Langkah Nyata: Adies Usul Bentuk Pansus DPR RI untuk Buka Kasus Ini Terang-Terangan

Adies tak hanya bicara. Ia sudah menghubungi Ketua Komisi II dan VI DPR RI untuk segera mengusulkan Panitia Khusus (Pansus) Pertanahan DPR RI. Tujuannya: membuka dan membongkar tuntas persoalan ini di level nasional.

“Kami tidak akan diam. Setelah masa reses 4 November berakhir, saya akan dorong pembentukan Pansus. Hak rakyat Surabaya harus dipulihkan, dan praktik perampasan tanah harus dihentikan!,” pungkas Adies. HUM/CAK

Bagikan:
TAGGED: 534 Hektare Tanah Surabaya, Adies Kadir Bela Rakyat, Cak Ji, Klaim Sepihak Pertamina, Pansus Pertanahan DPR RI, Sengketa lahan Surabaya, sertifikat tanah diblokir BPN, Surabaya, Tanah Diblokir BPN
Redaktur Kamis, 16 Oktober 2025 Kamis, 16 Oktober 2025
Previous Article Optimalkan PBB Tanpa Membebani Warga, Dewan Minta Pemkot Lakukan Pendataan Ulang Rumah Warga
Next Article Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Adies Kadir hadir di acara HUT Partai Golkar ke-61 di Sawotratap, Sidoarjo. Politik yang Membumi: Golkar dan Adies Kadir Rayakan HUT Bersama Warga Sidoarjo
Ad imageAd image

Berita Terkini

Banyak Proyek Strategis Molor, Dewan Dorong Inspektorat Lakukan Audit Menyeluruh
Kamis, 15 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta Wali Kota Tegas Terhadap Pengelola Apartemen Yang Bermasalah
Selasa, 13 Januari 2026
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja tahun 2025 dihadapan para awak media.
Imigrasi Surabaya Tutup 2025 dengan Kinerja Nyaris Sempurna: Serapan Anggaran 99,95 Persen, e-Paspor Mendominasi
Rabu, 31 Desember 2025
Wakil Ketua DPR, Adies Kadir bersama Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Akmarawita Kadir diajak masyarakat selfie disela-sela agenda reses di Bogangin.
PIP dan KIP Bantu Pendidikan Warga, Adies Kadir Tuai Apresiasi Warga Kenjeran dan Bogangin
Senin, 29 Desember 2025
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?