Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Atasi Banjir di Surabaya, Komisi C DPRD Surabaya Usulkan Pemkot Miliki Alat Penyedot Lumpur di Saluran
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Advertorial

Atasi Banjir di Surabaya, Komisi C DPRD Surabaya Usulkan Pemkot Miliki Alat Penyedot Lumpur di Saluran

Publisher: Redaktur Kamis, 16 Januari 2025
Share
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto di ruang kerjanya

Surabaya,CJ – Dalam mengatasi di Surabaya Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menilai pemerintah kota Surabaya harus memikirkan perawatan gorong-gorong atau aluran air yang sudah dibangun.

Menurutnya dimana sering kali daerah yang sudah dilakukan pembangunan saluran ternyata masih juga mengalami banjir. untuk itu dirinya mengusulkan terobosan kepada pemerintah kota untuk segera memiliki alat penyedot sedimen untuk membersihkan saluran air secara efektif dan efisien.

“Dengan melakukan perawatan pemkot juga bisa memiliki data kondisi saluran sehingga langkah-langkah preventif bisa diambil dengan cepat ketika terjadi kendala,” ungkap Achmad Nurdjayanto, Kamis, (16/1/2025).

Achmad menjelaskan bahwa permasalahan banjir sebenarnya telah ditangani sejak lama, termasuk dengan pembangunan box culvert yang kini sudah hampir merata di 80% wilayah Surabaya. Namun, ia menekankan pentingnya perawatan rutin terhadap saluran tersebut untuk mengurangi sedimentasi yang memengaruhi volume air.

“Hari ini, pembersihan saluran masih banyak mengandalkan tenaga manusia. Untuk kota sebesar Surabaya, cara ini sudah tidak relevan. Pemkot perlu berinovasi dengan menyediakan mesin penyedot lumpur (Sedimen) yang lebih efisien. Idealnya, setiap kelurahan memiliki satu unit yang dapat digunakan secara bergilir untuk membersihkan saluran di tingkat RW,” terangnya.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Surabaya: Atasi Banjir Dari Saluran Air di Seluruh Kampung

Achmad mengungkapkan bahwa keberadaan alat penyedot sedimen tidak hanya mempercepat penanganan banjir tetapi juga memastikan sedimentasi di saluran dapat diminimalkan. Ia mencontohkan model alat penyedot yang mobile, seperti kendaraan vakum, yang mampu membersihkan lumpur dari saluran secara langsung.

“Biaya untuk pengadaan alat ini tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan membangun box culvert baru atau meninggikan jalan. Dengan adanya alat ini, perawatan saluran eksisting yang sudah ada juga bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Ia juga menegaskan urgensi alat penyedot sedimen ini sebagai salah satu solusi jangka panjang yang harus segera diwujudkan. Mengandalkan tenaga manusia di tengah meningkatnya intensitas hujan dan jumlah titik banjir sudah tidak memadai lagi.

Baca Juga:  Takziah Ke Rumah Duka, Wakil Ketua DPRD Perhatikan Nasib Pendidikan Anak Almarhum Ketua KPPS 42 Ngagel Rejo 

“Masih ada nya daerah yang tergenang air waktu hujan bisa jadi bukan karena masalah koneksitas saluran, tapi masalah perawatan dan tinggi nya sedimen. Jika dibiarkan tanpa inovasi, potensi kerugian akibat banjir akan terus meningkat dan membebani anggaran kota di masa depan” tuturnya.

Menurut Achmad, anggaran sebesar Rp1,4 triliun yang disampaikan oleh pak wali kota yang dialokasikan untuk penanganan banjir harus digunakan secara efektif.

Ia berharap sebagian anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk pengadaan alat penyedot sedimen, sehingga pemkot memiliki solusi yang lebih praktis dan hemat biaya.

“Beberapa daerah di Indonesia ini juga sudah memiliki alat itu, bahkan kemeterian PU juga sudah memiliki alat itu,” ujarnya.

Achmad juga menyoroti pentingnya normalisasi saluran primer yang tertutup, seperti di kawasan Menur dan Banyu Urip.

Ia menilai bahwa tenaga manusia sudah tidak memungkinkan untuk menangani saluran besar semacam itu.

“Volume air di saluran besar sering kali berkurang akibat sedimentasi tinggi, sehingga air meluber ke jalan. Harapannya, pemkot segera mengambil langkah inovatif dengan menggunakan alat modern untuk membersihkan saluran tersebut. Alat ini juga tidak akan mubazir karena bisa digunakan untuk berbagai keperluan perawatan lainnya,” paparnya.

Baca Juga:  Sidak Pasar, DPRD Surabaya Tegaskan Pasar Kembang Baru Harus Jadi Pusat Ekonomi Warga

Selain alat penyedot sedimen, Achmad juga mengusulkan pembuatan sumur vertical sebagai tempat untuk menampung air hujan sehingga mampu mengurangi debit air dan men-delay air masuk ke saluran.

Ia menegaskan bahwa sumur vertical ini bukan sumur resapan yang hanya berdiameter kecil namun, memiliki sumur diameter besar seperti pada sumur umumnya yang berfungsi sebagai penampung air ketika hujan dan hydrant ketika musim kemarau.

“Pemkot bisa membuat sistem pipa resapan vertikal, seperti yang dilakukan di Jepang. Pipa vertikal dengan kedalaman 20 meter bisa menjadi solusi yang lebih cepat dan efektif. Biayanya juga lebih hemat karena tidak memerlukan pembongkaran saluran besar,” pungkasnya. ADV/DN

Bagikan:
TAGGED: Alat Penyedot Lumpur, Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Atasi Banjir, Banjir Surabaya, Cegah Banjir, Cegah Banjir Surabaya, DPRD Surabaya
Redaktur Kamis, 16 Januari 2025 Kamis, 16 Januari 2025
Previous Article DPRD Surabaya Soroti Business Plan Yekape Belum Profit Oriented
Next Article Segenap Pimpinan Beserta Anggota DPRD Surabaya Mengucapkan Selamat dan Sukses Hari Pers Nasional 2025
Ad imageAd image

Berita Terkini

Banyak Proyek Strategis Molor, Dewan Dorong Inspektorat Lakukan Audit Menyeluruh
Kamis, 15 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026
DPRD Surabaya Minta Wali Kota Tegas Terhadap Pengelola Apartemen Yang Bermasalah
Selasa, 13 Januari 2026
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Wakil Ketua DPR, Adies Kadir bersama Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Akmarawita Kadir diajak masyarakat selfie disela-sela agenda reses di Bogangin.
PIP dan KIP Bantu Pendidikan Warga, Adies Kadir Tuai Apresiasi Warga Kenjeran dan Bogangin
Senin, 29 Desember 2025
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja tahun 2025 dihadapan para awak media.
Imigrasi Surabaya Tutup 2025 dengan Kinerja Nyaris Sempurna: Serapan Anggaran 99,95 Persen, e-Paspor Mendominasi
Rabu, 31 Desember 2025
DPRD Surabaya Minta  239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan Segera Dituntaskan
Rabu, 14 Januari 2026
Sebagai Bentuk Penolak Pindah, Ratusan Jagal dan Pedagang Daging Bawa Sapi Ke DPRD Surabaya
Senin, 12 Januari 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?