Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Anggota Komisi A Menilai, Surabaya Tak Mampu Ciptakan Admosfer Sepak Bola
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Headlines

Anggota Komisi A Menilai, Surabaya Tak Mampu Ciptakan Admosfer Sepak Bola

Publisher: Redaktur Selasa, 24 Oktober 2023
Share
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Moch Machmud.

Surabaya,CJ– Menjelang pelaksanaan  babak penyisihan Grup A Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, tinggal 18 hari lagi. Namun antusiasme Piala Dunia U-17 di Kota Pahlawan terasa kurang gereget<span;>.

Hal ini disampaikan anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Moch Machmud. Menurut dia, beda dengan Indonesia, negara-negara lain itu ketika menyambut sebuah event akbar seperti Piala Dunia U-17, kota-kota nya dipersiapkan dengan baik. Sehingga masyarakatnya menjadi ‘demam’ terhadap event tersebut.

“Lha ini di Surabaya ada event Piala Dunia U-17, tapi tak ada ‘demam’. Seperti biasa-biasa saja, tak ada ‘demam’ sepak bola Piala Dunia U-17. Ya, saya rasakan beda dengan manajemen-manajemen sebelumnya di kota (Surabaya) ini, ” ujar Moch Macmud, Selasa (24/10/2023).

Baca Juga:  Ketua Komisi B Usulkan PKL Jl. KH Mas Mansyur Bisa Berjulan Hingga Selesai Bulan Ramadhan

Politisi Partai Demokrat yang berasal dari Dapil 5 Kota Surabaya, tempat Piala Dunia U-17 digelar, mengaku dirinya mendengar ada upaya untuk menciptakan ‘demam’ Piala Dunia U-17 itu dengan menggelar sepak bola anak-anak SMP yang dimobilisasi semu. Artinya dipaksa ikut, bukan karena senang sepak bola Piala Dunia U-17.

“Jadi mereka disuruh ikut pertandingan sepak bola antar SMP atau antar kelurahan, tapi tidak berhasil, ” beber dia.

Kenapa tidak berhasil? Menurut Machmud, karena itu mobilisasi semu, bukan dari hati. “Kelurahan disuruh menyeleksi pemain, sementara lurah sendiri tidak mau ada pengeluaran untuk kegiatan tersebut. Panitia susah ke sana-sini. Begitu juga peserta juga susah, akhirnya banyak yang mrotholi, ” tandas dia.

Baca Juga:  Komisi D DPRD Surabaya Minta Fasilitas Bahan Literasi Di Program Sinau Bareng  Ditambah

Lebih jauh, mantan jurnalis ini menilai, spanduk, baliho, banner atau umbul-umbul enggak ada. Jika toh ada masih sangat minim, padahal Piala Dunia U-17 akan digelar mulai 10 November 2023. Tinggal menghitung hari.

Apakah kalah dengan spanduk, baliho atau banner bacaleg yang tersebar di sudut-sudut kota? “Bacaleg juga dibatasi. Dipasang langsung amblas. Inilah masalahnya, Surabaya tidak bisa menciptakan ‘demam Piala Dunia U-17’ untuk warga kota,” tegas Machmud.

Apa ada kemungkinan setiap laga Timnas U-17 nanti akan sepi penonton? Dengan tegas Machmud menyatakan kalau penonton masih akan ramai. Karena home base Timnas U-17 di Surabaya dan di kota ini banyak yang senang bola.Tapi warga Surabaya tidak merasakan apa-apa sebagai tuan rumah.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Akan Kawal Persolan Tanah Warga Tambak Wedi

“Meski demam Piala Dunia U-17 kurang gereget, tapi ayo warga Surabaya beramai-ramai ke GBT untuk mendukung perjuangan Timnas U-17 agar bisa lolos ke babak berikutnya,” ucap Machmud.

Seperti diketahui, Timnas U-17 bergabung di Grup A Piala Dunia U-17 bersama Ekuador, Panama, dan Maroko. Tim asuhan Bima Sakti itu akan mengawali laga menghadapi Ekuador, Jumat (10/11/2023) pukul 19.00. DN

Bagikan:
TAGGED: Admosfer Sepak Bola, Anggota Komisi A DPRD Surabaya, DPRD Surabaya, Piala Dunia U-17, Sepak Bola, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya Tuan Rumah Piala Dunia U-17
Redaktur Selasa, 24 Oktober 2023 Selasa, 24 Oktober 2023
Previous Article Deklarasi aktivis buruh, petani, dan seniman yang digelar di Padepokan Lintang Kemukus Paduraksa, Pemalang, Jawa Tengah, Minggu, 22 Oktober 2023. Deklarasi Forum Rakyat Demokratik di Pemalang: Tekankan Pentingnya Mendukung Penyelesaian Pelanggaran HAM
Next Article Enam Batik Surabaya Go Internasional, Ramaikan IN2MF 2023 di Jakarta
Ad imageAd image

Berita Terkini

Pemkot Surabaya Gelar Sayembara Buru Pencuri Kabel PJU
Jumat, 28 November 2025
Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, anggota Fraksi Partai Golkar dari Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo.
Adies Kadir Kawal Penyelesaian Lahan EV Surabaya, Pertamina Pastikan Siap Kembalikan Hak Warga
Kamis, 20 November 2025
Kembalikan Fungsi Utama Jalan, Wali Kota Eri Bentuk Pasukan Gabungan “PRJ” di 54 Titik
Selasa, 18 November 2025
15 Siswa SMP Positif Narkoba, Ini Langkah Wali Kota Surabaya Berantas Narkoba
Sabtu, 15 November 2025
Ad imageAd image

Terpopuler

Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Adies Kadir ikut dalam jemaah dzikir memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Habib Usman Bin Yahya Doakan Adies Kadir di Majelis Maulid Akbar Cisarua
Senin, 3 November 2025
Anggota DPR RI, Adies Kadir mengucap syukur usai mengikuti sidang kode etik di DPR RI.
Terbukti Tak Melanggar Kode Etik, Adies Kadir Kembali Aktif Sebagai Anggota DPR RI
Kamis, 6 November 2025
Dana Mengendap Hingga Milyaran Rupiah, Komisi D Dorong Puskesmas di Surabaya Beri Pelayanan Maksimal
Rabu, 5 November 2025
Dewan Usulkan Zona Bebas Berekspresi Untuk Anak Muda
Kamis, 6 November 2025

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?