Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Fenomena Mall Pasang Pagar Tinggi, Ketua DPRD Surabaya Minta Masyarakat maupun Pelaku Usaha Tidak Terjebak Rasa Takut Berlebihan
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Advertorial

Fenomena Mall Pasang Pagar Tinggi, Ketua DPRD Surabaya Minta Masyarakat maupun Pelaku Usaha Tidak Terjebak Rasa Takut Berlebihan

Publisher: Redaktur Rabu, 5 Agustus 2026
Share
Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri.

Surabaya,CJ – Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan pemasangan pagar besi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya.  Hal itu dilakukan diduga adanya ketakutan terhadap isu-isu kerusuah yang akan terjadi.

Di tengah berbagai isu-isu yang beredar di media sosial menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifudin Zuhri meminta masyarakat maupun pelaku usaha tidak terjebak rasa takut berlebihan.

Menurutnya , kewaspadaan merupakan hal yang wajar. Namun, kewaspadaan tidak boleh berubah menjadi kepanikan yang justru menimbulkan keresahan baru di tengah masyarakat.

‎”Rasa takut boleh saja. Tapi Surabaya sudah melakukan berbagai langkah antisipasi. Kami pastikan Surabaya tetap aman. Karena itu kami mengimbau para pelaku usaha jangan sampai paranoid,” ungakap pria yang akrab disapa Kaji Ipuk ini, Rabu (5/8/2026).

Ia menegaskan, Surabaya selama ini dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi, keramahan, dan kebersamaan. Modal sosial tersebut dinilai menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan Kota Pahlawan.

Baca Juga:  Ketua DPRD Surabaya Serap Aspirasi Warga Pengampon

‎”Surabaya itu kota yang santun. Kita semua punya tanggung jawab menjaga kota ini bersama-sama,” katanya.

Kaji Ipuk juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap berbagai isu yang berpotensi memicu kepanikan, terutama informasi yang berkembang tanpa dasar yang jelas menjelang momentum HUT RI.

Menurutnya, isu mengenai potensi kerusuhan atau kekacauan yang beredar di media sosial tidak boleh langsung dipercaya tanpa verifikasi.

‎”Kalau ada isu-isu yang berkembang akan terjadi keramaian atau kekisruhan, khususnya di Surabaya, jangan langsung dipercaya. Surabaya tetap aman,” tegasnya.

‎Ia bahkan menepis anggapan yang mengaitkan kelompok masyarakat tertentu dengan potensi gangguan keamanan. Menurutnya, warga Surabaya justru memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap kotanya.

Baca Juga:  Anggota DPRD Surabaya Dorong Percepatan Pembentukan AKD 

‎”Kalau Bonek itu memang terkenal wani nekat, tapi mereka tidak akan merusak kampungnya sendiri. Tidak perlu khawatir. Di Surabaya tidak ada perbedaan, semua adalah bagian dari keluarga besar Surabaya yang menjaga kotanya bersama-sama,” ungkapnya.

‎Di sisi lain, Kaji Ipuk menilai fenomena pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan juga perlu dilihat dari aspek penataan kota. Menurutnya, setiap perubahan fisik bangunan harus tetap mengacu pada aturan tata ruang dan estetika perkotaan.

Ia mengatakan DPRD bersama pemerintah kota akan mengkaji fenomena tersebut agar kebutuhan keamanan tetap berjalan beriringan dengan wajah kota yang tertata.

‎”Nanti akan kami rancang bersama, termasuk di kawasan kota lama dan terkait pagar-pagar yang terlalu tinggi. Semua harus tetap memperhatikan penataan kota,” katanya.

Baca Juga:  Dongkrak PAD, Dewan Minta Pemkot Kaji Pengelolaan Parkir TJU di Tahun 2025

‎Ia mengingatkan bahwa perubahan bentuk bangunan tidak bisa dilakukan begitu saja tanpa melalui mekanisme perizinan yang berlaku.

‎”Kalau muncul pagar yang lebih tinggi, tentu harus ada perubahan izinnya. Harus dilihat apakah sesuai dengan tata ruang, estetika kota, dan ketentuan perizinan. Kalau tidak sesuai, tentu tidak akan mendapatkan izin,” jelasnya.

‎Menurut Kaji Ipuk, keamanan kota tidak dapat diselesaikan hanya dengan membangun pembatas fisik. Yang jauh lebih penting adalah membangun sistem keamanan yang kuat, komunikasi yang baik, serta kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat.

‎”Kalau hanya mengandalkan pagar tinggi, persoalan keamanan tidak akan selesai. Tapi kalau sistemnya baik, koordinasi berjalan, dan semua memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga Surabaya, maka keamanan itu akan tetap terwujud,” pungkasnya. ADV/DN

Bagikan:
TAGGED: DPRD Kota Surabaya, Fenomena Mall Pasang Pargar Tinggi, Ketua DPRD Surabaya, Mall Pasang Pagar Tinggi, Pemasangan Pagar Tinggi di Pusat Perbelanjaan, Surabaya Aman
Redaktur Rabu, 5 Agustus 2026 Rabu, 5 Agustus 2026
Previous Article DPRD Surabaya Desak Penegak Hukum dan Satgas Premanisme Basmi Aksi Premanisme di Surabaya
Next Article Komis D DPRD Surabaya Minta RT dan RW Aktif Mendata Anak Putus Sekolah
Ad imageAd image

Berita Terkini

Skandal Pungli ASN Kembali Terkuak, Cak Yebe: Usut Tuntas Pungli Rekrutmen, Jangan Berhenti pada Satu ASN
Rabu, 4 November 2026
Perkuat Kesetaraan Gender Lewat Fragmen Suroboyoan
Rabu, 4 November 2026
DPRD Surabaya Dorong Perbaikan Fasilitas Transportasi Umum Untuk Kenyamanan Penumpang
Rabu, 4 November 2026
DPRD Surabaya Dorong Alokasi Anggaran Transportasi Publik  5 Persen APBD 
Kamis, 29 Oktober 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Reses di Manukan, Wakil Ketua Komisi B Terima Aduan Diskriminasi PKL hingga Debit Air PDAM
Senin, 5 Oktober 2026
DPRD Surabaya Akan Bahas Anggaran PTM Bagi Balita di Banggar
Rabu, 14 Oktober 2026
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Siap Kawal Usulan U-Ditch dan Bantu Rutilahu Warga
Kamis, 8 Oktober 2026
Cak Yebe Dorong Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Sabtu, 17 Oktober 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?