Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Mashasiswa di Surabaya Tuntut Gubernur BI Dicopot
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Ekonomi & Bisnis

Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Mashasiswa di Surabaya Tuntut Gubernur BI Dicopot

Publisher: Redaktur Kamis, 11 Juni 2026
Share
Puluhan Mahasiswa di Surabaya saat melakukan aksi unjuk rasa di kantor Bank Indonesia (BI) di Jl. Pahlawan Surabaya.

Surabaya,CJ  – Puluhan mahasiswa di Surabaya mendatangi kantor BI (Bank Indonesia) di Jalan Pahlawan Surabaya pada Rabu (10/6/2026). Mereka membawa berbagai tuntutan, salah satunya Gubernur BI beserta jajaran dicopot dari jabatanya. Hal itu terkait terus melemahnya nilai tukar rupiah dan kebijakan moneter nasional.

Situasi sempat memanas ketika massa meminta Gubernur Bank Indonesia turun langsung menemui demonstran. Karena tuntutan tersebut tidak segera dipenuhi, mahasiswa membakar ban di depan gerbang kantor BI sebagai bentuk protes.

Petugas kepolisian yang berjaga langsung bergerak cepat memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) untuk mencegah situasi berkembang lebih jauh. Sebanyak 102 personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi.

Koordinator aksi, Muhammad Ivan Akiedozawa, menyebut kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam fase yang harus diwaspadai. Menurutnya, berbagai program pemerintah yang membutuhkan anggaran besar berpotensi menimbulkan efek domino terhadap stabilitas ekonomi apabila tidak diimbangi kebijakan yang tepat.

Dalam orasinya, Ivan menyinggung kekhawatiran terhadap potensi krisis ekonomi dan menilai pelemahan rupiah menjadi alarm serius bagi pemerintah maupun otoritas moneter.

“Krisis moneter ada di depan mata. Jangan sampai bangsa ini kembali mengalami krisis seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Karena itu kami turun untuk mengingatkan dan mengawal kondisi ekonomi nasional,” tegas Ivan.

Pernyataan yang paling menyita perhatian massa adalah ketika mahasiswa menegaskan bahwa rupiah bukan sekadar alat tukar, melainkan simbol kedaulatan bangsa dan harga diri negara. Mereka menilai Bank Indonesia harus menjadi benteng utama pertahanan ekonomi nasional.

Tak hanya mengkritik kebijakan moneter, mahasiswa juga menyampaikan tujuh tuntutan utama. Di antaranya meminta BI bertanggung jawab atas pelemahan rupiah, mendesak DPR RI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Bank Indonesia, mendorong reformasi kelembagaan BI, memperkuat sinergi fiskal dan moneter, hingga mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Gubernur BI beserta jajarannya.

Yang paling menarik perhatian adalah tuntutan agar Kepala Perwakilan BI Jawa Timur melakukan sumpah mubahalah sebagai bentuk pembuktian bahwa tidak pernah melakukan penyimpangan selama menjalankan tugas.

Saat perwakilan BI akhirnya menemui massa, tiga orang perwakilan membacakan sumpah mubahalah di hadapan demonstran. Namun situasi kembali memanas ketika salah satu perwakilan BI justru meminta mahasiswa melakukan sumpah serupa. Massa menolak dan kembali mendesak agar Gubernur BI hadir langsung menemui mereka.

Mahasiswa bahkan mengancam akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons. Fat

Bagikan:
TAGGED: Demo Mahasiswa, Kebijakan Moneter Nasional, Krisis Moneter, Mahasiswa Surabaya, Nilai Tukar Rupiah, Nilai Tukar Rupiah Melemah, Rupiah Melemah
Redaktur Kamis, 11 Juni 2026 Kamis, 11 Juni 2026
Previous Article BBM Naik, Pemkab Lumajang Lakukan Efisiensi Belanja Operasional
Ad imageAd image

Berita Terkini

BBM Naik, Pemkab Lumajang Lakukan Efisiensi Belanja Operasional
Kamis, 11 Juni 2026
DPRD Surabaya Minta Pelatihan Kerja Disesuaikan dengan Investasi yang Masuk ke Surabaya
Rabu, 10 Juni 2026
Rancangan Perda Disabilitas Dorong Kesetaraan Hak-Hak Penyandang Disabilitas
Rabu, 10 Juni 2026
Kembalikan Fungsi Saluran, Pemkot Surabaya Tertibkan Lapak PKL di Jalan Gembong Tebasan
Rabu, 10 Juni 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

DPRD Surabaya Ajak Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Rayakan Hari Jadi kota Surabaya
Senin, 18 Mei 2026
Jelang Idul Adha, Komisi B DPRD Surabaya Minta DKPP Pemeriksaan Lapak Penjualan Hewan Kurban
Selasa, 19 Mei 2026
Momentum HJKS ke-733, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Beri Catatan Keras soal Sampah, PKL dan Parkir
Minggu, 31 Mei 2026
Mementum Idul Adha, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Salurkan 41 Hewan Kurban untuk Konstituen Hingga Ojol
Rabu, 27 Mei 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?