Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Momentum Idulfitri 2026: Wali Kota Eri Tekankan Persatuan dan Kesatuan Antarumat Beragama
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Headlines

Momentum Idulfitri 2026: Wali Kota Eri Tekankan Persatuan dan Kesatuan Antarumat Beragama

Publisher: Redaktur Sabtu, 21 Maret 2026
Share
Wali Kota Eri Cahyadi saat menjalankan sholat ied di Balai Kota Surabaya.

Surabaya,CJ – Gema takbir berkumandang mengiringi langkah ribuan jemaah yang memadati halaman Balai Kota Surabaya untuk melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) pagi. Pelaksanaan salat yang rutin digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini berlangsung khidmat di bawah langit pagi yang cerah.

Tepat pukul 06.00 WIB, salat dimulai dengan dipimpin oleh Ust. Muhammad Anwari, M.Pd., seorang Qori Nasional yang bertindak sebagai imam. Sementara itu, Prof. Abdul Kadir Riyadi, Lc., MSSC., Ph.D. hadir memberikan pesan-pesan spiritual dan kemanusiaan sebagai khatib.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eri Cahyadi, menekankan bahwa persatuan adalah fondasi utama bagi kemajuan Kota Pahlawan. Ia berharap semangat kebersamaan yang terjalin selama Ramadan dan Idulfitri dapat diimplementasikan dalam kehidupan kerja dan sosial sehari-hari.

Baca Juga:  DPRD Kota Surabaya Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Visi-Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya

Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri ini, juga menggarisbawahi bahwa kekuatan sebuah bangsa terletak pada kohesi sosialnya. Ia meminta warga untuk mengedampingkan ego pribadi demi kepentingan bersama.

“Persatuan itu lebih penting. Kita harus bekerja bersama, bukan bekerja sendiri-sendiri. Bukan mencari siapa yang mengejar popularitas atau siapa yang terbaik, tapi bagaimana dengan kebersamaan itu kita bisa mencapai hasil maksimal bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Eri Cahyadi mengapresiasi tolenransi warga Surabaya dalam menyikapi perbedaan. Ia mencontohkan bagaimana perayaan Idulfitri tahun ini yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi berjalan sangat harmonis.

“Alhamdulillah, toleransi di Surabaya luar biasa. Kemarin saat Nyepi, warga yang merayakan takbiran di masjid menghormati umat Hindu dengan tidak menggunakan pengeras suara luar dan tidak mengadakan takbir keliling di sekitar tempat ibadah umat Hindu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sidak Sampah Hasil Kerja Bakti, Wali Kota Eri Tekankan Tiga Poin Evaluasi

Terkait adanya perbedaan penetapan waktu Salat Id, Wali Kota Eri Cahyadi meminta agar hal tersebut tidak menjadi perdebatan yang memecah belah. Menurutnya, adanya perbedaan adalah hal yang lumrah dan harus dihargai.

“Ada yang salat kemarin, ada yang hari ini. Perbedaan itu adalah keindahan, jangan pernah saling menyalahkan. Keyakinan itu masing-masing, yang penting tidak saling menjatuhkan atau menjelekkan. Kita manusia tempatnya salah, maka tugas kita adalah saling mengingatkan dan menguatkan,” tambahnya.

Ia berharap, agar nilai-nilai toleransi dan akidah yang terjaga di Surabaya dapat terus ditingkatkan demi masa depan kota yang lebih baik.

Baca Juga:  15 Siswa SMP Positif Narkoba, Ini Langkah Wali Kota Surabaya Berantas Narkoba

“Inilah momentum yang harus kita jaga terus. Insyaallah dengan kerukunan ini, Surabaya menjadi kota yang berkah, kota sejahtera, dan warganya bahagia,” tandasnya.

Sementara itu, dalam khotbahnya, Prof. Abdul Kadir Riyadi menguraikan empat pilar misi kemanusiaan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW sebagai fondasi membangun bangsa dan peradaban. Ia menegaskan bahwa tanpa perdamaian, sektor pendidikan, ekonomi, hingga aktivitas perkantoran akan lumpuh.

“Marilah kita pastikan Kota Surabaya ini, menjadi kota yang meyebarkan virus-virus positif berupa kedamaian, ketentraman dan keamanan yang selamat ini sudah kita lihat di Surabaya dan harus terus ditingkatkan,” terangnya.

Ibadah Salat Idulfitri ditutup dengan sesi ramah tamah dan saling memaafkan antar jemaah, menciptakan suasana hangat di jantung Kota Pahlawan. Lin

Bagikan:
TAGGED: Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Hari Raya Idul Fitri 2026, Idulfitri 2026, Sholat Ied, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Redaktur Minggu, 22 Maret 2026 Sabtu, 21 Maret 2026
Previous Article Tim relawan Adela Kanasya Adies menyalurkan bingkisan Lebaran kepada masyarakat Surabaya. Adela-Adiel Bagikan 5.000 Bingkisan Lebaran,Teruskan Tradisi Sosial Keluarga
Ad imageAd image

Berita Terkini

Tim relawan Adela Kanasya Adies menyalurkan bingkisan Lebaran kepada masyarakat Surabaya.
Adela-Adiel Bagikan 5.000 Bingkisan Lebaran,Teruskan Tradisi Sosial Keluarga
Senin, 16 Maret 2026
21 Ramadhan, Pimpinan dan Anggota DPRD Surabaya Gelar Bukber dan Beri Santunan Anak Yatim
Selasa, 10 Maret 2026
DPRD Surabaya Minta Pemkot Audit Rumah Pompa
Senin, 9 Maret 2026
DPRD Surabaya Minta Seluruh Proses Normalisasi Dilakukan Secara Transparan
Kamis, 5 Maret 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya
Rabu, 25 Februari 2026
Ketua Komisi A Minta Pemkot Tunda Penandaan Bangunan Warga Terdampak Pelebaran Sungai Kalianak
Senin, 2 Maret 2026
DPRD Surabaya Minta Seluruh Proses Normalisasi Dilakukan Secara Transparan
Kamis, 5 Maret 2026
Antisipasi Laka Kerja, DPRD Surabaya Dorong Penguatan Sistem K3
Rabu, 4 Maret 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?