Sign In
Celotehjatim.com
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Reading: Media Sosial Jembatan Akuntabilitas Politik
Celotehjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Lifestyle
Search
  • Rubrikasi
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lifestyle
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Opini
  • About us
    • Kontak
    • Tentang
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© 2023 CelotehJatim.com
Headlines

Media Sosial Jembatan Akuntabilitas Politik

Publisher: Redaktur Minggu, 12 Oktober 2025
Share

Surabaya,CJ  – Media sosial bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni memandang media sosial bukan sekadar ruang berbagi aktivitas, melainkan jembatan akuntabilitas politik antara wakil rakyat dan masyarakat.

Melalui akun media sosialnya, pimpinan DPRD ini berusaha membangun komunikasi dua arah yang jujur, terbuka, dan edukatif. “Saya ingin menjadikan media sosial yang saya miliki sebagai jembatan akuntabilitas kinerja kepada masyarakat Surabaya,” ujarnya Minggu, (12/10/2025).

“Setiap suara yang dititipkan kepada saya dan Partai Golkar harus bisa kami pertanggungjawabkan melalui kerja politik di pemerintahan, baik lewat fungsi pengawasan, anggaran, maupun legislasi.” sambungnya seraya menegaskan.

Menurut politisi partai Golkar Surabaya ini, media sosial dan media mainstream sama pentingnya dalam menjembatani komunikasi publik.

Baca Juga:  Optimalkan PBB Tanpa Membebani Warga, Dewan Minta Pemkot Lakukan Pendataan Ulang Rumah Warga

Ia menilai, keduanya bisa menjadi sarana masyarakat mengetahui apa yang sedang dilakukan wakilnya di parlemen.“Media sosial juga bisa menjadi jembatan komunikasi antara rakyat dengan pelayan rakyatnya. Di sana kita bisa berdialog, berdebat, sekaligus belajar bersama,” lanjutnya.

Politisi yang akrab disapa Mas Toni ini juga mengatakan bahwa ia senang menjawab langsung pesan, kritik, bahkan cacian yang masuk di akun pribadinya.

“Saya termasuk pribadi yang senang menjawab langsung baik cacian maupun pujian. Karena bagi politisi, keduanya punya nilai yang sama: umpan balik dari masyarakat,” ujarnya dengan senyum khasnya.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Surabaya: Pemblokiran KK Jangan Timbulkan Problem Baru 

Sikap reflektif itu juga terlihat dari unggahannya di akun Instagram @ariffathoni.official. Dalam salah satu postingan, ia menulis pepatah kuno yang menurutnya tetap relevan hingga kini:

“Teruslah berjalan sesuai cita-citamu, karena orang yang tidak mengenalmu akan terus membencimu. Biarkan energi mereka habis digunakan untuk menilaimu, sementara engkau setapak demi setapak mewujudkan setiap rencana dalam hidupmu.”

Ia menutup unggahan itu dengan pesan sederhana namun bermakna:“Jangan lupa tersenyum, karena itu sedekah paling sederhana untuk lingkungan sekitarmu.”

Bagi Mas Toni, cara berkomunikasi seperti ini bukan sekadar gaya, melainkan bagian dari pendidikan politik digital yang sehat.

Ia pun menyadari, di era algoritma media sosial yang mudah memicu polarisasi, setiap politisi harus ikut menjaga ruang digital agar tidak menjadi arena disinformasi dan kebencian.

Baca Juga:  Tingkatkan IPM Wujudkan Kemandirian Ekonomi

“Kita semua punya tanggung jawab moral untuk memberikan pendidikan politik melalui interaksi dua arah. Jangan biarkan media sosial menjadi jembatan disharmonisasi antar elemen bangsa,” tegasnya.

Lewat konsistensinya menjawab komentar, berbagi refleksi hidup, hingga merespons isu sosial dengan nada humanis. Ia membuktikan bahwa politik bisa tampil hangat dan humanis di ruang digital.

“Semoga ini bisa menginspirasi politisi lain untuk tidak hanya hadir di media sosial, tetapi juga benar-benar hadir mentradisikan komunikasi dua arah diplatform media sosialnya, agar masyarakat bisa mendapat pencerahan” pungkasnya. DN

Bagikan:
TAGGED: Arif Fathoni, Media Sosial, Media Sosial Menjadi Jembatan Akuntabilitas Politik, Medsos, Wakil Ketua DPRD Surabaya
Redaktur Minggu, 12 Oktober 2025 Minggu, 12 Oktober 2025
Previous Article Raih TPKAD Award 2025, Wali Kota Eri Komitmen Tingkatkan Akses Keuangan Masyarakat
Next Article Optimalkan PBB Tanpa Membebani Warga, Dewan Minta Pemkot Lakukan Pendataan Ulang Rumah Warga
Ad imageAd image

Berita Terkini

Cak Yebe Dorong Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Sabtu, 17 Oktober 2026
DPRD Surabaya Akan Bahas Anggaran PTM Bagi Balita di Banggar
Rabu, 14 Oktober 2026
Pemkot Surabaya Gelar Upacara HUT ke-81 Jawa Timur, Wali Kota Eri Tekankan Sinergi Ekonomi dan Transportasi
Selasa, 13 Oktober 2026
DPRD Surabaya Dukung Penuh BOPDA Perluasan Jangkauan ke Lembaga Ponpes
Senin, 12 Oktober 2026
Ad imageAd image

Terpopuler

Pastikan Kestabilan Data Penduduk,  DPRD Surabaya Akan Panggil Dispendukcapil
Senin, 21 September 2026
Perkuat Struktur hingga Akar Rumput, PPP Bidik Kenaikan Suara di Pemilu Mendatang
Minggu, 4 Oktober 2026
Wali Kota Surabaya Tegaskan Larangan Eksploitasi Hewan dan Donasi Tanpa Izin di Tunjungan Romansa dan CFD
Minggu, 27 September 2026
Sengketa Lahan Kalisari, Komisi A DPRD Surabaya Akan Tinjauan Lapangan
Rabu, 30 September 2026

© 2023 Celoteh Jatim | All right reserved

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang

Masuk ke Akun Anda

Lost your password?